"Namjoon oppa kemana sih? Apa dia lupa harus menjemput ku malam ini? Dia bahkan tak menghubungiku seharian." Irene bergumam dengan bibir mengerucut, matanya menatap lamat layar ponsel yang sejak tadi di utak atik, menunggu kabar seseorang.
"Yeoboseyo?"
"Ne, eommonin..."
Untuk beberapa saat Irene mengobrol dengan seseorang di seberang telepon.
"Kau tenang saja, aku akan mengomeli nya nanti, hm?"
"Ah, ne. Eommonim, kamsahamnida."
Klik.
"Huff.."
Disaat bersamaan Irene melihat pria yang dikenalinya sebagai manajer Seokjin, berjalan terburu memasuki lokasi shooting.
"Oh? Bukankah itu Tae.. Hyung? Ah? Apa benar ya namanya, oh? Aku baru ingat, sejak tadi aku tidak melihat Seokjin sunbae.."
Irene masih menatap lekat pada Taehyung yang sekarang tengah mengobrol dengan sang director.
"Chogi!" Wanita itu menghentikan seorang crew yang melintas di dekatnya.
"Ne? Kau perlu sesuatu nona Bae?"
"Ani, aku hanya ingin tanya, apa.. Kau melihat aktor Kim?"
"Oh? Kim Seokjin?"
"Ne.."
"Oh, dia sudah meninggalkan lokasi shooting sejak siang tadi. Ku dengar salah satu anaknya masuk rumah sakit, jadi dia izin untuk meninggalkan lokasi, mungkin untuk beberapa waktu."
"Omo, jinjja? Astaga.. Baiklah, kalau begitu terimakasih."
"Ne." Crew itu berlalu setelah menunduk hormat pada Irene.
"Anaknya sakit? Apa.. Jangan-jangan Namjoon oppa juga kesana?" Wanita itu mendadak gelisah.
Taehyung sudah akan meninggalkan lokasi shooting setelah bicara dan mendapatkan persetujuan Jaehwan untuk meliburkan sementara jadwal Seokjin, saat seseorang memekik memanggilnya. Taehyung menoleh dan mendapati Irene tengah berjalan cepat ke arahnya.
Taehyung menunduk untuk formalitas, basa-basi sopan santun di lokasi. Dia masih memperhatikan wanita itu lekat, tentu saja Taehyung tahu siapa dia.
"Maaf, mengganggu, Taehyung-ssi?"
"Ne, aku Taehyung. Ada apa?"
"Ah.. Begini, eung.."
"Bisa lebih cepat, nona? Aku tidak punya banyak waktu."
'Hisss galak sekali.'
"Ah, begini. Ku dengar dari crew kalau Seokjin sunbae kerumah sakit-"
"Siapa yang bilang?" Potong Taehyung cepat, membuat Irene berjengit.
"S-seorang crew."
"Hah... Ku mohon. Rahasiakan itu, aku tidak ingin pers tau, itu akan merepotkan dan membebani artisku."
"Eoh, tentu saja. Hanya saja, boleh aku bertanya satu hal lagi?"
Taehyung masih menatap wanita itu, oh ayolah. Taehyung itu tampan, Irene jadi gugup di tatap sebegitu intens.
"Apa.. Namjoon oppa juga disana?"
Air wajah Taehyung berubah kaku, namun dia segera memperbaikinya, "kau.. Tahu?"
"Ne?"
"Kau tahu soal mereka?"
"Eoh.. Baru beberapa minggu terakhir, kurasa." Irene bisa melihat Taehyung menghela nafas dalam.
KAMU SEDANG MEMBACA
Divorce
Fanfiction🎖 #1 - leeruby (Aug, 08 '21) 🎖 #1 - jhope (Mar, 01 '22) 🎖 #2 - txt (Feb, 08 '23) Mengapa mereka berpisah? Dan apakah mereka akan kembali bersama? Mana yang akan di pilih, Keluarga ataukah Ego? BXB MPREG 21+
