Lanjutnya.....
Setelah kepergian Mew, Gulf merasa hatinya Benar-benar terluka. Melihat sorot mata Mew yang Sendu hati Gulf seakan terkoyak. Butuh waktu yang lumayan lama bagi gulf untuk menenangkan diri. Setelah dirasa cukup Gulf berjalan menuju kamar mandi untuk membersihkan diri kembali. Setelah itu Gulf merebahkan dirinya di kasur kecilnya. Dalam otaknya Gulf selalu teringat expresi marah Mew.
" Huh lupakan Gulf..." Katanya kepada dirinya sendiri. Gulf mencoba untuk memejamkan matanya namun tidak sedetik pun Gulf dapat tertidur. Hanya wajah Mew yang berkeliaran dalam pandangan nya.
Lain Gulf lain Mew. Mew yang saat ini tengah termenung di ruang kerjanya merasa menyesal karena telah membentak Gulf. Rasanya seakan dunia nya benar benar hancur melihat air mata Gulf yang jatuh.
" Maafkan phi Gulf, phi hanya takut kehilanganmu. ..." Kata Mew. Karena terlalu takut Mew mengecek CCTV yang ada di dalam kamar Gulf. Mew tersenyum karena bukan hanya dirinya saja yang saat ini sedang terjaga. Mew melihat Gulf sedang berguling-guling di kasur nya.
Saat hendak mematikan video Mew kaget bukan main, karena tiba-tiba saja Gulf mengambil sesuatu dari dalam tas nya. Saat Mew memperbesar layarnya Mew melihat sebuah penis buatan yang panjang dan besar . Mew melihat Gulf sedikit ragu tapi dia tetap melanjutkan nya.
Gulf POV
" Apakah yang aku lakukan ini benar, tapi aku akan terus teringat dengannya kalau aku tidak melakukannya. ," Kata Gulf bimbang.
Aku harus melakukannya, kataku mantap. Setelah aku mengambil barang tersebut dari tas sekalian mengambil pelumas yang tadi sempat aku beli, aku melepaskan semua pakaian yang ada di tubuhku. Pertama Tama aku meraba kedua payudara ku dan meremasnya. Rasanya sedikit aneh bermain sendiri tapi aku lumayan menikmatinya
POV end
Mew melihat semua yang dilakukan oleh Gulf dan ikut untuk menyentuh dirinya sendiri. Saat Gulf memasukkan mainannya ke dalam holenya Mew membayangkan kalau milikinya lah yang tengah masuk. Desahan Gulf terdengar merdu di telinga Mew sampai mereka mendapatkan pelepasan bersama.
Gulf benar benar tertidur setelah itu bahkan mainan serta pakaian nya masih berserakan. Sedangkan Mew masih sibuk memandangi wajah Gulf yang terlelap hingga pagi menjelang. Mew berangkat ke kantor dengan mata panda nya ditambah aura yang menyeramkan yang keluar dari tubuhnya. Para karyawan tau kalau saat ini bos mereka sedang tidak baik-baik saja dan mereka hanya bisa menghela nafas panjang, karena ini akan menjadi neraka selanjutnya bagi mereka.
Gulf terbangun Dengan keadaan neken tanpa sehelai benangpun yang menutupi tubuhnya. Bahkan Gulf merasa malu apabila mengingat apa yang dia lakukan semalam. Tapi saat mengingat expresi Mew lagi lagi Gulf kembali tertekan. Gulf cepat cepat membereskan kekacauan yang dia buat, walaupun dia tinggal sendiri Gulf takut bila semua ini dilihat orang lain.
Saat ini Gulf sudah rapi dengan pakaian kantor nya, saat berjalan untuk mengambil tasnya dikamar . Pintu rumahnya diketuk berkali kali dan Gulf berjalan menuju pintu kondonya dan membukanya
Seseorang wanita berdiri di hadapannya, sang wanita memandang Gulf sendu penuh kerinduan dan rasa bersalah.
" Nong.. " katanya lirih
" Phi Grace.. " Kata Gulf kaget.
Grace yang namanya dipanggil langsung saja memeluk Gulf erat. Gulf binggung apa yang harus dia lakukan alhasil dia hanya menepuk nepuk pundak Nya lembut.
" Hiks hiks hiks hiks Gulf hiks..."
" Jangan menangis na, kita masuk dulu phi..." Kata Gulf menuntut Grace untuk masuk ke dalam dan mengambil segelas air putih untuk nya.
KAMU SEDANG MEMBACA
APA YANG SALAH DENGAN CINTA
General Fictionkisah tentang cinta, ketulusan, dan obsesi. jika penasaran silahkan dibaca saja dan ceritanya ini dibuat untuk bacaan pribadi saja. Kalau ada penulisan yang kurang tepat atau cerita yang kurang nyambung saya minta maaf Ini bacaan untuk orang yang...
