"Jadi, kau menolak laki-laki yang selama ini telah mengurusmu Jisoo?"
Yang ditanya hanya diam tak menjawab. Menundukkan kepalanya dalam. Ia sungguh tak bisa mengeluarkan sepatah katapun pada Woosung.
Tak lama, laki-laki yang disebutkan datang. Jaehyun dengan seulas senyum lesung pipi samarnya yang menawan, berjalan menghampiri Jisoo.
Laki-laki itu tersenyum hangat. Kemudian, memberi sorot mata tajam pada Woosung-—-ayah kandungnya sendiri, yang tak pernah bisa diam.
Woosung selalu ikut campur dalam jalan pilihan hidup Jaehyun. Itulah yang membuat ayah anak tersebut memiliki hubungan yang kurang baik.
"Biarkan Jisoo memilihnya ayah." Kata Jaehyun. Mendekati Jisoo. Laki-laki itu mengusap kepala Jisoo.
"Kau yakin dengan keputusanmu itu Jisoo?" Tanyanya.
Tanpa ragu, Jisoo mengangguk cepat. Tak lama, air matanya yang sejak tadi ingin menetes, mulai mengalir begitu deras.
Langsung menenangkan wanita tersebut dengan memberi pelukan hangat. Jaehyun mencium dalam puncak kepala Jisoo.
"Pergilah dan turuti keinginan hati kecilmu Jisoo." Gumam Jaehyun.
Jisoo hanya bisa mengangguk lirih. Ia bersyukur pada Tuhan, karena dapat bertemu laki-laki baik seperti Jaehyun untuk menemani hari-hari sulitnya dari dulu hingga sekarang.
Jaehyun sungguh malaikat Jisoo. Penyelamat kehidupannya yang sempat redup. Laki-laki yang selalu mengulurkan tangannya, jika Jisoo terjatuh dalam lubang berbahaya dunia.
Sedangkan, untuk Jaehyun sendiri. Jisoo memang wanita yang dirinya cintai. Tapi, setelah ia mengetahui jantungnya pemberian donor dari Taehyung.
Ia seperti memiliki hutang budi yang sangat besar pada laki-laki tersebut. Hutang yang tak mampu ia bayar dan tembus dengan segala kebaikan apapun di dunia ini.
Kecuali memberi kebahagiaan Taehyung. Yaitu, Jisoo.
Mengikhlaskan seseorang untuk hidup bahagia dengan yang lain, memang sangat sulit dan berat untuk dilakukan.
Tapi, Jaehyun sadar. Jisoo pun juga ingin kembali pada Taehyung.
Sampai kini, ia berdiri di sudut ruangan. Bersama teman-teman bandnya, Jungkook, Doyoung, dan lain-lain. Menyaksikan yang tercinta hidup bahagia dengan pria lain.
Jaehyun tampil semaksimal mungkin dalam perayaan pesta pernikahan Jisoo dan juga Taehyung.
"Aku sangat mencintaimu Jisoo." Taehyung berbisik tepat di telinga sang istri.
Jisoo menoleh, mendongak sedikit. Untuk menatap lebih jelas manik coklat huzelnut Taehyung.
Memeluk Taehyung secara mendadak. Wanita itu menempelkan pipinya pada dada bidang suaminya tersebut.
"Aku juga mencintaimu, Taehyung. Sangat."
Sambil menikmati alunan lagu yang dibawakan Jaehyun dan teman-temannya. Pasangan suami istri itu menari di atas lantai dansa yang memang sengaja telah disiapkan.
Kaki-kaki jenjang mereka bergerak dengan sangat lincah. Taehyung dan Jisoo menyatukan masing-masing tangannya untuk saling bergenggaman erat.
Bisikan-bisikan penuh ketulusan terus Taehyung ucapkan. Sampai tak jarang bulu kuduk Jisoo meremang, dengan simpul senyum penuh makna tertampilkan.
"Aku mencintaimu. Aku ingin selalu ada bersamamu. Sampai nafas terakhirku, kau di sampingku Jisoo."
"Aku mencintaimu. Aku ingin selalu menemanimu. Sampai rambut kita memutih dan kulit kita mengeriput bersama."
KAMU SEDANG MEMBACA
YOUR PROMISE
Fanfic[M] ⚠️ | Fanfiction • Angst story Janji. Apa yang kalian ketahui tentang Janji? Sebuah ucapan sumpah yang harus ditepati. Itulah definisi janji menurut Kim Jisoo. Wanita tersebut saat ini memiliki mimpi sederhana. Impiannya sekarang ialah, menikah...
