Setelah selama tujuh hari melaksanakan ujian, kini hari ini murid Cakrawala Bangsa akan mendapatkan hasil ujian mereka, atau biasa disebut pengambilan raport. Di hari ini juga, murid kelas dua belas akan mendapatkan jadwal ujian praktek. Yang akan mulai dilaksanakan besok.
Jadwal biasanya akan pertama kali di publish pada website sekolah. Meskipun sebelumnya para ketua kelas sudah mengadakan rapat bersama, namun keputusan final tetap pada guru pengampu. Mereka hanya berdiskusi tanpa ikut campur dalam jadwal pastinya.
"Jadwal keluar jam berapa?" tanya Berliana
"Jam delapan" jawab Renar yang kala itu ikut rapat bersama Leon
"Ngambil raport jam berapa?" Erlang kali ini bertanya
"Jam sepuluh, jangan bilang lo nyuruh mak lo dateng jam sembilan" selidik Carel
"Bentar, gue lupa nyuruh dateng jam berapa" ucap Erlang, membuat mereka disana menatap laki-laki itu tajam
"Santai bestie santai, oh bener tuh. Jam sepuluh" lanjut Erlang setelah mengecek room chatnya dan mamanya membuat para sahabatnya bernafas lega
"Nanti pengumuman rangking paralel juga. Mau mantengin bareng gak?" ajak Nakula, lantas mereka semua langsung bertatapan satu sama lain
"Gue gak sabar menanti hasil Ralin sama Jevian" ucap Erlang
"Mau lo apain hasil gue nyet?" Ralin yang sedari tadi diam
"Mau taruhan?" ajak Berliana sesat
"Taruhan apa anjir?" tanya Renar
"Ralin rangking nya dibawah atau diatas Jevian" jawab Berliana
"Hmmmm.. Menarik Ber" Erlang yang sepertinya setuju
"Gue gak ikutan ya, soalnya gue objek taruhan disini" ucap Ralin datar
"Anjir, tapi oke dah gapapa" ucap Carel
"Taruhannya apa dulu ini?" tanya Nakula
"Mau apa? Beli amunisi buat di villa?" saran Renar
"Saham weh sahamn" cetus Erlang yang langsung mendapatkan pukulan Ralin
"Lo dari kemaren soham saham mulu ya jing, ngebet gantiin bapak lo apa gimana?" ucap Ralin
"Aduh sakit bego. Gak gitu, Ralin anjing" balas Erlang
"Saran Erlang gak mutu, skip" Berliana yang langsung menolak saran Erlang
"Gue mau apa aja, asal ga memalukan" ucap Carel
"Paling bener, beli amunisi buat di villa. Kita ngelist menu, nah yang kalah beli itu" ucap Renar, akhirnya mereka semua mengangguk setuju
"Gue tebak, Ralin dibawah Jevian" Erlang memulai
"Gue juga dibawah" Carel yang mengikuti kubu Erlang
"Gue atas deh, Ralin diatas Jevian" Renar memilih jawaban berbeda dari kedua sahabatnya
"Gue juga diatas, gue melihat Ralin terseok-seok di semester ini" Berliana yang akhirnya berada di kubu Renar
"Giliran lo, Na" Ralin kali ini, Nakula tak langsung menjawab. Ia diam dan menimang, jawaban apa yang harus ia berikan. Kubu mana yang harus ia masuki
"Gue team netral, alias kayaknya Jevian sama Ralin ada di rangking sama kali ini" ucap laki-laki itu, membuat mereka terkejut
"Anjir, atas dasar apa lo Na?" tanya Erlang
"Variasi jawaban aja sih. Kan dua diatas, dua dibawah. Gue mau variasi dan beda sendiri alias gue milih mereka akan berada di tempat yang sama" Nakula menjelaskan
KAMU SEDANG MEMBACA
Unconditionally | Lee Jeno
Fanfiction"As long as it's with you.. I will love you unconditionally"
