**
Calvin memasuki apartemen, pria itu langsung menuju ke arah dapur ketika mencium wangi makanan. Tentu saja, Ayla sedang berkutat dengan masakan. Calvin mengambil air putih di kulkas menuangkannya pada gelas kecil, lalu meneguknya hingga habis.
“Udah pulang?”
Calvin hanya mengangguk sebagai jawaban. Pria itu duduk di salah satu kursi di meja makan dan langsung dihampiri Ayla. Ayla mencium punggung tangan Calvin, membuat Calvin sedikit tersentak.
“Kotor, Ay, baru dari luar.”
“Nggak apa-apa.”
“Capek banget, ya?” tanya Ayla hati-hati.
Gadis itu sudah kembali berkutat dengan alat masaknya.
Calvin hanya bergumam, pria itu menyandarkan kepalanya pada sandaran kursi memejamkan matanya sebentar. Memilih bangkit dari duduknya, Calvin pergi menuju kamar untuk membersihkan diri, badannya sudah terasa lengket sejak tadi.
***
Calvin dibuat heran karena tidak biasanya istrinya itu memakai cadar di rumah.
“Mau kuliah, Ay?”
“Enggak, nanti jadwal siang.”
“Tumben.”
“Apa?”
Ayla menoleh, melihat Calvin yang kini menggigit apel yang sudah ia iris di meja.
“Ish, kok, dimakan."
“Kenapa emang?”
“Itu, kan, buat tamu.”
Oh, oke.
Sekarang, Calvin tahu kenapa Ayla memakai cadar. Dalam hati, Calvin tersenyum bangga pada istrinya itu. Namun, di sisi lain Calvin merasa bingung, siapa yang bertamu pagi-pagi buta seperti ini sangat tidak sopan.
Calvin berjalan ke arah sofa ruang tamu, mulutnya dibuat melongo melihat Aaron, si manusia laknat.
Bagaimana tidak, dengan santainya Aaron duduk lesehan di karpet berbulu, kakinya dinaikkan ke atas meja. Matanya fokus dengan layar TV di depannya.
“Ngapain lo.” Dengan kesal Calvin memukul kepala Aaron.
Aaron meringis. Bukannya ringisan yang Calvin dengar, tapi suara Ayla yang kini menuju ke arah mereka.
“Astagfirullah, kenapa kepalanya dipukul?”
Calvin menggaruk tengkuknya yang tidak gatal, sementara Aaron yang melihatnya tertawa kemenangan.
“Dia emang pantes digituin,” ucap Calvin mencoba membela diri.
Ayla menggeleng, meletakkan teh hangat dan beberapa camilan di atas meja.
“Makasih, Ay,” ucap Aaron genit.
Pria berambut pirang itu mengedipkan sebelah matanya pada Ayla yang langsung mendapat hadiah tabokan bantal sofa dari Calvin.
KAMU SEDANG MEMBACA
My Sweet Calvin [TERBIT]
Teen FictionNamanya Calvin Aldeguer. Pria penuh kharisma yang mampu membuat kaum hawa ketika melihatnya langsung terpana. Pemegang kandidat pembalap termuda di dunia membuat pria itu cukup populer di banyak kalangan. Hidup Calvin yang biasanya hanya di penuhi...
![My Sweet Calvin [TERBIT]](https://img.wattpad.com/cover/307080265-64-k351434.jpg)