***
Calvin meraba kasur di sebelahnya. Kosong, di mana Ayla? Mencoba melirik jam dinding, mata Calvin melebar ketika jam sudah menunjukkan pukul 9.00 pagi.
Dengan segera pria itu menyibak selimutnya, mencuci muka, kemudian keluar dari kamar berniat ke dapur untuk mengambil minum. Mata Calvin tertuju pada sebuah sticky notes yang tertempel di kulkas, Calvin membaca sticky notes itu, begini isinya.
Assalamualaikum.
Calvin, aku izin berangkat ke kampus karena ada jadwal pagi. Maaf enggak izin kamu langsung, soalnya kamu masih tidur. Kamu tidurnya nyenyak banget, jadi aku enggak tega banguninnya. Oh, ya, aku udah masak, kok. Nanti kalau Calvin sudah baca ini jangan lupa makan, ya.
Ayla.
Calvin tersenyum membaca sticky notes dari Ayla. Pria itu kemudian duduk dan mulai menyantap masakan Ayla yang sangat pas di lidah Calvin.
***
"Jadi, gimana, Bro?"
Calvin mengembuskan asap rokoknya ke udara, mendongak menatap Aaron yang kini memainkan Play Station.
Kali ini, Calvin berada di rumah Aaron, lebih tepatnya kamar pria itu.
"Apa?"
"Mau balapan lagi di sini? Gue bisa atur jadwal lagi buat lo."
"Gue pikir-pikir dulu. Gue sebenarnya males kalau balapan di sini."
Aaron mem-pause sebentar game-nya, beralih menoleh ke arah Calvin yang kini memejamkan mata. Sesekali pria itu kembali mengisap rokok di tangannya.
"Kenapa?"
"Lo inget waktu itu, kan? Gue hampir nggak bisa jalan sebulan, gara-gara balapan idiot itu."
Aaron terbahak. "Jadi, ceritanya trauma?"
"Nggak. Lebih ke mengantisipasi aja."
Aaron kembali menerawang kejadian di masa lalu, waktu itu Calvin ikut balapan yang kesekian kalinya. Namun, ini yang paling apes bagi Calvin, pembalap lain yang iri dengan kecepatan Calvin tiba-tiba menendang motor Calvin yang melaju dengan kecepatan di atas rata-rata.
Calvin yang tidak bisa menyeimbangkan diri akhirnya mengalami crash yang mengakibatkan Calvin harus dirawat di rumah sakit selama satu minggu dan pria itu tidak bisa berjalan dan mengikuti balapan selama satu bulan.
"Idiot," celetuk Calvin ketika mengingat kejadian di masa silam.
Bagaimana bisa ada orang melakukan hal sebodoh itu di pertandingan resmi. Dan, kalian tahu? Pria yang menendang motor Calvin tidak diperbolehkan mengikuti balapan kembali karena berpotensi akan menciderai pembalap lain. Hukuman yang setimpal, bukan?
"Tapi, kalo sehari aja nggak balapan, hidup gue kayak ada yang kurang."
"Lebai lo!"
"Gue serius," ucap Calvin.
Oke, dari nada bicaranya, pria itu tidak main-main dengan ucapannya.
KAMU SEDANG MEMBACA
My Sweet Calvin [TERBIT]
Ficțiune adolescențiNamanya Calvin Aldeguer. Pria penuh kharisma yang mampu membuat kaum hawa ketika melihatnya langsung terpana. Pemegang kandidat pembalap termuda di dunia membuat pria itu cukup populer di banyak kalangan. Hidup Calvin yang biasanya hanya di penuhi...
![My Sweet Calvin [TERBIT]](https://img.wattpad.com/cover/307080265-64-k351434.jpg)