Kak Faris

116 80 332
                                        

Bila suka dengan cerita ini, dukung karya penulis dengan follow, vote & komen.

Untuk yang berkenan share "Sepak Sawut', terima kasih.

Selamat membaca. Semoga suka ceritanya. 


Ext. Ma Ponpes As-salam - Lapangan Olahraga - Siang

Faris menghampiri anggota timnya yang sedang bersenda-gurau, saling berebut bola sabuk kelapa.

FARIS

Sudah, sudah, latihan hari sudah cukup.

Irma mengambil bola yang berada di bawah kakinya.

FIRMAN

Ya, masih seru nih, Kak Faris!

FARIS

Besok kita lanjutin lagi.

Faris berjalan menuju bangku yang berada di pinggir lapangan. Anggota tim lainnya mengikuti.

CUT TO:

Satu persatu anggota tim sepak sawut berpamitan dengan Faris yang duduk di bangku. Sambil berjalan mereka melambaikan tangan ke Faris yang dibalasnya dengan senyum.

Melihat semua anggota tim sudah pergi, Faris tersenyum, lalu mengemasi barang-barangnya ke dalam tas ransel. Saat hendak beranjak Faris melihat Suri yang berdiri di depannya.

FARIS (CONT'D)

Suri? Belom pulang?

SURI

Ini baru mau pulang.

FARIS

Ya, sudah, kalo gitu kita bareng.

Faris berjalan lebih dulu, Suri mengikuti langkahnya.

FARIS (CONT'D)

Lagi siapin apa jam segini baru pulang? Kayaknya sibuk banget.

SURI

Siapin agenda bulan puasa kak.

FARIS

Bagus dong kalo gitu.

Dengan ragu, Suri memberanikan diri berjalan mendahului Faris dan berdiri di depannya, hingga membuat Faris agak heran.

FARIS (CONT'D)

Ada apa?

Suri menatap Faris dengan serius.

SURI

(Ragu)

Kak Faris, aku mau gabung tim sepak sawut. Izinkan aku masuk.

Faris terdiam sejenak.

FARIS

Tadi kamu lihat kami latihan?

SURI

Iya!

FARIS

Kamu tau berapa jumlah pemain tim sepak sawut?

SURI

Lima!

FARIS

Bukan dengan begitu tim kami sudah cukup?

SURI

Tapi aku ingin sekali jadi pemain sepak sawut!

Faris memandang Suri yang menatapnya dengan sungguh-sungguh. Lalu Faris membuka tas ransel yang dibawanya, dan mengeluarkan bola tendang dari dalam tas ransel.

Suri melihat bola yang kini berada di bawah kaki Faris. Faris menendang bola itu ke lapangan bola.

FARIS

Kalo gitu bisa tolong ambil bolanya?

SURI

(Bingung)

Apa?

Faris meninggalkan Suri yang masih bingung, sedang bola terus menggelinding semakin menjauh.

Tangan kanan Suri terkepal, wajahnya serius memandang bola yang terus bergulir. Lalu Suri mengejar bola itu, sedang Faris terus berjalan meninggalkan Suri.

Suri mengejar bola hingga terjatuh. Bola baru berhenti ketika menyentuh tembok. Suri bangkit berdiri, berlari ke arah bola.

CUT TO:

Suri mengambil bola, saat Suri berpaling ke lapangan, sudah tidak ada seorangpun di sana. Tangan Suri gemetar memegang bola di tangannya.

CUT TO:

Ext. Rumah Suri - Teras - Malam

Ummi yang sedang duduk menunggu di bangku teras segera berdiri ketika melihat Suri berjalan memasuki halaman rumah.

UMMI

Suri, kamu dari mana?

Dengan wajah lunglai Suri terus berjalan tanpa memperhatikan Ummi yang sudah menunggunya. Ummi makin bingung melihat Suri berjalan dengan membawa bola di tangannya.

CUT TO:

Int. Rumah Suri - Kamar Suri - Malam

Suri berbaring di atas tempat tidur. Pandangannya tertuju pada bola di dekapannya hingga akhirnya Suri tertidur dengan mendekap bola tersebut.

CUT TO:


Jangan lupa follow akun media sosial Simple Scripts.

Tetap Terhubung dengan @simplescriptsid di:

Intagram/TikTok : @simplescriptsid

Twitter/X : @simplescripts22

Terima kasiih.

Sepak Sawut (Completed)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang