Bila suka dengan cerita ini, dukung karya penulis dengan follow, vote & komen.
Untuk yang berkenan share "Sepak Sawut', terima kasih.
Selamat membaca. Semoga suka ceritanya.
Ext. Puncak Bukit Landai - Pagi
Suri meletakkan bola tepat di bawah kakinya. Suri memandang bola di bawahnya, lalu pandangannya tertuju lurus ke depan. Hamparan tanah dan rerumputan membentang di puncak bukit.
Dengan mengerahkan seluruh tenaganya, Suri menendang bola. Tanpa diduga, bola meluncur jauh. Suri terkejut ketika bola itu terus menggelinding. Dengan cemas Suri berlari mengejar bola. Suri panik, bola menggelinding menuruni jalan setapak.
SURI
Astagfirullah, bolanya!
Suri mengejar bola yang semakin cepat menuruni jalan setapak. Suri terjatuh, namun segera bangkit kembali. Telapak tangan dan celana trainingnya penuh tanah. Sedang bola terus meluncur ke bawah. Suri kembali mengejar bola.
SURI (CONT'D)
Ya, Allah tolong hentikan bolanya.
CUT TO:
Ext. Kaki Bukit Landai - Jalanan - Pagi
Di tepi jalan, sekumpulan bebek berjalan menyusuri jalan dengan digembala seorang Peternak Bebek. Bola melaju menuju kerumunan bebek yang sedang berjalan. Bola bergulir tak tentu arah ditabrak bebek-bebek yang berjalan.
Sampai di tepi jalan Suri bingung melihat bolanya di antara bebek. Lalu Suri melihat ke Peternak Bebek.
SURI
Pak tolong, Pak! Bola saya!
CUT TO:
Ext. Rumah Suri - Teras - Siang
Saat sedang menyapu, Ummi heran melihat Suri datang membawa bola dengan celana training, baju dan tangan penuh tanah.
CUT TO:
Suri duduk di bangku. Dengan penuh perhatian Ummi mengobati luka di tangan Suri dengan obat antiseptik dan kapas.
UMMI
Latihan bola mbok yang bener! Masa latihan bola udah kayak latihan militer gini?
Suri menarik tangannya sambil cemberut.
UMMI (CONT'D)
Gitu aja ngambek!
SURI
Abis Ummi enggak pake perasaan! Anak lagi sakit mbok ya, diledek!
Ummi kembali mengambil tangan Suri yang terluka, lalu meniupkan tangan Suri, mengoleskannya dengan kapas yang sudah ada antiseptiknya. Suri merintih kesakitan.
CUT TO:
Int. Ma Ponpes As-salam - Ruang Osis - Siang
Arifin menunjukkan foto anak-anak kecil di smarthponenya, yang berada di pantai asuhan kepada Suri, Naila dan Hasna, yang dengan serius memperhatikan foto-foto tersebut.
CUT TO:
Ext. Ma Ponpes As-salam - Halaman Belakang - Siang
Dengan masih memakai rok panjang sekolah, Suri berlari mengejar bola yang menggelinding jauh di depannya. Suri berhenti berlari, nafasnya terengah-engah. Sesaat kemudian Suri kembali mengejar bola.
Tanpa Suri sadari, dari arah koridor Arifin melangkah menuju ke halaman belakang. Arifin heran melihat Suri berlari mmengejar bola yang jatuh ke selokan.
CUT TO:
Jangan lupa follow akun media sosial Simple Scripts.
Tetap Terhubung dengan @simplescriptsid di:
Intagram/TikTok : @simplescriptsid
Twitter/X : @simplescripts22
Terima kasiih.
KAMU SEDANG MEMBACA
Sepak Sawut (Completed)
SpiritualSebuah drama religius bersetting di pondok pesantren. Suri, 16 tahun, Ketua OSIS Pondok Pesantren (Ponpes As-Salam), ingin mempertahankan harga diri dan ponpesnya dengan menjuarai Liga Sepak Sawut melawan Iqbal, kapten tim sepak sawut Ponpes At-Taqw...
