EPILOG : ONE YEAR LATER

488 12 0
                                        

20 Mei 2023
Jakarta pusat
Jawa, Indonesia

Dear Vanderer.

      Hello again from me, your ex lover. Tepat genap satu tahun sejak aku nulis surat pertama ku untuk kamu. Mungkin surat itu sudah hangus di makan api, atau hanyut dibawa laut. Tapi gak masalah, isinya juga gak terlalu penting untuk dibaca.

Ini surat ke seratus yang aku tulis, dan ke-99 surat itu aku simpan di dalam laci meja belajar ku. Biar ku simpan sendiri, isinya hanya menceritakan keluh kesah ku melewati hari-hari tanpa kamu. Omong-omong aku udah dua puluh tahun sekarang, dan tahun ini mungkin adalah tahun kebaikan untuk aku. Banyak hal-hal membahagiakan dalam hidup aku, dan aku pikir kamu harus tau.

Ayah udah ngumumin ke media kalau aku anak kandungnya waktu ngerayain ulang tahun aku yang ke-20. Nenek sempet murka, biasalah, tapi Ayah bilang gak masalah, sekarang Ayah mau nebus semua kesalahannya ke aku. I'm so happy right now. Hubungan aku sama tante melinda juga lumayan membaik, walau aku masih jarang berinteraksi sama dia. Dan Mocha lebih sering tinggal di rumah aku kalau libur sekolah, dia bener-bener  nganggap aku seperti kakak kandungnya, padahal aku selalu jutekin dia dulunya.

Temen-temen aku juga pada kuliah, mereka udah jadi orang bener, hahaha, kami keterima di UI, walau aku, Abi, Budi harus ikut simak, tapi akhirnya kami keterima:) Bella masuk hukum, Kavin jadi anak tehnik, Budi milih sastra Indonesia karena pande bikin kata-kata mutiara, Abi anak seni, dan aku masuk Akuntansi, aneh banget kami huhu, bisa-bisanya gak ada yang satu jurusan:)

Oiyah, aku juga mau marahin kamu sebenernya! Bisa-bisanya gak pernah bilang ke aku kalau kamu sama bang Rio itu sepupuan! Aku juga baru tau tiga bulan terakhir, ya ampun, hidup aku ternyata di kelilingi cucu Vicenzio!

Hmm, aku juga mau kasih tau kamu, kalo aku sama bang Rio sekarang jauh lebih deket, bang Rio udah kayak abang aky sendiri, dia juga yang ngurus aku sekarang hahaha, bang Rio tinggal di rumah ku kadang-kadang, jadi kamu jangan kaget kalau kamu balik ke indonesia bang Rio udah jadi abang aku.

Sekarang giliran kamu yang cerita. Gimana kabar kamu? Kesehatan Tiara gimana? Kamu rawat dia baik-baik 'kan? Ehhh, ini hari eniv kalian gak sih??? Selamat hari pernikahan Vanderer dan Tiara! Semoga rumah tangga kalian selalu harmonis (walau aku gak tau gimana keadaan kalian) best wish for y'all, semoga cepet dapet momongan:)

From your ex who still love you

Caramel.

————

"Caramel ... dompet abang di mana ya? Kata kamu ketinggalan di rumah?"

"DI KAMAR AKU, DI LACI YA, AKU SIMPENIN DI SANA!"

"Kamu di mana sih? Kok teriak-teriak?"

"DI TAMAN BELAKANG, LAGI NYIRAM TANAMAN, BUNGA ANGGREK AKU HAMPIR LAYU."

Rio berjalan menuju pintu belakang, menghubungkan antara dapur dan taman belakang rumah. Maniknya menangkap Caramel yang tengah bercocok tanam. Tanpa sadar bibirnya tertarik simpul, membentuk senyum tulus untuk gadis itu.

"Yaudah izin masuk ke kamar kamu ya? Aldo belum pulang?"

"Oke. Sorean mah Aldo pulang sekolah."

"Kamu ngapain di rumah aja? Libur semester tuh keluar rumah, carik cowok sana! Gamon mulu dah setahun. Mana yang di gamonin suami orang lagi."

"Bang ...."

"Apa?"

"ANGKAT KAKI LO DARI RUMAH GUE SEKARANG!"

-END-

Vanderer [TAMAT]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang