Bab 2 Sangkar Harimau

4.6K 344 3
                                        

Jangan lupa follow

TAG TEMAN KALIAN DISINI⚠️

🚫🚫🚫

Di ruangan bernuansa gelap kesan pertama ketika melihat ruangan itu adalah kamar milik seorang pria karena wanginya sangat maskulin seperti laki-laki.

Di ruangan itu terdapat kasur king size yang lebarnya melebihi ruangan kos. Mungkin kamar itu terlihat sangat mewah, megah, misterius secara bersamaan.

Seorang gadis tertidur dikasur king size milik seorang pria. Tangan kiri yang terpasang sebuah infus melilit ditangannya dan baju kemeja yang terpasang ditubuhnya. Kemeja itu terlihat sangat kebesaran ditubuh mungilnya. Kemeja itu yang pasti milik dari kamar yang gadis itu tempati.

Kedua mata gadis itu mengerjap perlahan-lahan sebelum kedua mata itu terbuka sempurna. Matanya melihat sekeliling ruangannya.

"Sshhh.. Aku dimana?" tanyanya bingung pada dirinya sendiri, saat terbangun dari pingsannya dirinya sudah berada dikamar bernuansa gelap.

"Jangan-jangan aku diculik?!" Ruby gadis yang sedang menggerutu dan bingung dengan keadaannya.

Ruby melirik tangannya yang terasa sangat menyiksa dan perih. Sungguh dirinya sangat tidak suka dengan infus yang terpasang di tangannya.

"Cuma karena tertusuk doang, masa harus diinfus segala," ujarnya enteng dengan bibir cemberut.

Ruby mencabut infus pada tangannya, "Arghh sial, aku paling benci rasa sakit setelah diinfus," umpat gadis itu turun dari kasur.

Ia berjalan kesana kemari hanya karena ingin melihat seluruh isi didalam kamar tempatnya berada sekarang.

Ruby membuka salah satu lemari yang berada di sebuah ruangan yang bisa disebut walk in closet. Ia mengerjapkan matanya takjub, tak percaya. "Gila ini ruangan khusus pakaian? Gede banget dari punyaku dulu."

Ia melihat kearah cermin yang tepat berada disampingnya, matanya seketika melotot.

"KYAAA!! SIAPA YANG GANTIIN BAJUKU!!" teriaknya kencang.

Brak

Suara dobrakan pintu mengagetkan Ruby yang berada di walk in closet sampai mundur kebelakang. Ia keluar dari ruangan itu untuk kembali ke kamar.

Tatapannya mengarah pada seorang pria yang berdiri tak jauh darinya. Ia menatap pria itu waspada saat dia mendekatinya perlahan. Hingga kini pria itu sudah berdiri tepat dihadapannya.

Ruby mundur selangkah, "Siapa kau?" tanyanya waspada.

Pria dihadapannya menaikkan alisnya, lalu terkekeh kecil melihat betapa menggemaskannya gadisnya ini.

Ruby merinding melihat tatapan pria dihadapannya, sial dirinya terjebak. Ruby berbalik pergi tetapi tangannya lebih dulu ditarik oleh pria itu.

"Lepasin!!" teriak Ruby memberontak.

Pria itu terkekeh melihat pemberontakan dari gadisnya. Ruby merinding dibuatnya. Tangannya mendorong dada bidang pria itu. Tetapi bukannya terdorong malah dirinya semakin masuk kedalam dekapannya.

Married With MafiaTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang