Alunan musik Est ce que tu m'aimes, sorot lampu menyorot pasangan Sagara dan Ruby yang kini berdansa dengan romantisnya.
Kedua tangan Sagara memeluk pinggang Ruby, sedangkan kedua tangan Ruby memeluk leher suaminya.
Keduanya berdansa mengikuti alunan musiknya. Bibir keduanya mengulas senyum yang tak pernah luntur sejak tadi.
Sagara menarik diri kemudian salah satu tangannya mengambil tangan Ruby. Ruby terdorong ke belakang sebelum tangan kanan dan tangan kiri suaminya saling menggenggam.
Tangan kanan Sagara memeluk pinggang istrinya, sedangkan tangan kiri Ruby ia tempatkan di bahu suaminya.
Kaki keduanya sangat kompak gerakan depan-belakang, kiri-kanan terkadang Ruby berputar.
Bahkan semua orang yang tadinya terpesona dengan dansa Ruby dan Sagara, mereka kini ikut berdansa dengan pasangan pilihan mereka.
Di meja tempat dimana Laras dan Basuki berada, gadis itu ah tidak lebih tepatnya wanita itu menatap kebencian pada Ruby, tangannya mengepal diatas pahanya.
Basuki yang menyadari tatapan anaknya pada salah satu murid yang tak lain adalah Leroy Jungkook Sagara.
"Aku ingin dia Ayah!" Tatapan Laras beralih ke arahnya.
"Akan ayah lakukan apapun yang kamu mau anakku, sebelum itu bukankah kita.." Basuki menatap Laras dengan tatapan menggoda, tangannya bahkan sudah mengelus paha anaknya dengan sensual.
Laras mencengkram garpu yang ada digenggaman tangannya. Kedua pipinya memerah bahkan telinganya pun ikut memerah, dia horn*.
Tangan Basuki semakin masuk ke dalam dress yang dipakai anaknya, Dress dengan belahan disamping pahanya bahkan dress nya pun tidak sampai menutupi pahanya.
Dari tempat dansa, lirikan matanya melihat kelakuan antara Basuki dan Laras tatapan menjijikan.
"Kamu lihat apa sayang?" tanya Sagara memegang sisi wajah Ruby.
Ruby balik menatap suaminya, "Hanya dua sampah yang perlu dibuang, menjijikan."
Sagara terkekeh kecil mendengar satu kata-kata kasar yang keluar dari bibir yang sering dia kecup.
Sagara merangkul pinggang Ruby, mereka berjalan meninggalkan tempat dansa menuju tempat duduk mereka. Sedangkan yang lain masih ditempat dansa dengan lagu yang berbeda.
"Sebentar lagi acara ini akan menuju puncak dan semuanya akan terbongkar, sayang." Sagara mengusak rambut Ruby dengan lembut.
Ruby menabok tangan Sagara, ia kesal sekarang rambut dia berantakan. Apakah dia tidak tahu usahanya merapikan rambut agar terlihat rapih?
Bibir Ruby mencebik dengan tangan bersilang didepan dadanya, setelah mereka duduk ditempat mereka.
Kakinya ia silangkan diantara kaki yang lainnya. Ruby kini terlihat seperti bos mafia. Matanya menatap tajam ke arah seseorang yang kini berjalan kearah tempatnya berada.
"Membosankan, kenapa dia jalannya lama sekali. Apakah dia berhasil dimasukin disini? Haish.. dasar jalang yang haus pisang," decih Ruby sinis.
Oh astaga lihatlah istrinya ini, kenapa Ruby sangat lucu dimata Sagara? Sedari tadi dia sudah berapa kali mengatakan kata-kata kasar? Sepertinya setelah acara ini, Sagara akan memberikan hukuman pada istrinya yang nakal.
BRAK!
Sagara terdiam tanpa mengalihkan pandangannya dari wajah istrinya yang kini terlihat sangat cantik dengan senyum miring di bibir love nya.
KAMU SEDANG MEMBACA
Married With Mafia
Storie d'amoreRuby Jisoo kabur dihari pernikahannya, bukannya bebas dia malah masuk kedalam kandang harimau. Leroy Jungkook Sagara, seseorang yang sangat disegani dan ditakuti didunia bawah. Sifatnya yang dingin, cuek, arogan dan kejam membuat orang-orang tidak...
