Ruby Jisoo kabur dihari pernikahannya, bukannya bebas dia malah masuk kedalam kandang harimau.
Leroy Jungkook Sagara, seseorang yang sangat disegani dan ditakuti didunia bawah. Sifatnya yang dingin, cuek, arogan dan kejam membuat orang-orang tidak...
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Hiruk pikuk di salah satu ruangan untuk pesta, kini ramai dengan orang-orang yang berpakaian rapih. Laki-laki memakai kemeja, sedangkan perempuan memakai dress. Musik dj yang menggema membuat telinga pengang. Sorotan lampu di beberapa sudut, orang-orang mengambil minuman yang telah disediakan pihak hotel.
Di salah satu sisi sudut sepi, terdapat empat orang yang tengah menunggu dua pasangan yang telat hadir di acara pesta malam ini.
Satu gadis yang tengah mengoceh itu tak berhenti-henti terus mengutuk dua pasangan itu. Jika pasangan itu mendengarnya, si gadis pasti sudah tidak ada didunia ini sekarang.
"Dimana Ruby? Kenapa lama sekali sih," dumel Gretha.
"Brengsek Sagara, gue telpon malah diputusin," kesalnya mengambil jus yang ada dihadapannya.
"Kenapa sih Gret, nyerocos mulu lu daritadi," celetuk Floella mengemil buah-buahan yang ada diatas meja.
"Gimana enggak berisik, si Ruby sama Sagara belum ada wujudnya dari tadi. Padahal udah jam 07.30 mereka telat 30 menit."
Floella melihat jam tangan yang berada di pergelangan tangan kirinya. Ia menganggukkan kepalanya menyentujui perkataan Gretha. "Iya juga mereka kemana deh?"
Affandra menaruh tangannya dibawah dagu dengan pose berpikir, "Sepertinya mereka habis... Ah itu mereka," Belum sempat menyelesaikan kata-katanya, ia malah melihat kedatangan dua orang yang tengah mereka bicarakan.
Affandra melambai-lambaikan tangannya, Gretha yang mendengar kekasihnya menunjuk ke seseorang kini ia berdiri lalu dengan heboh berlari kecil kearah Sagara dan Ruby.
Setelah sampai dihadapan Sagara dan Ruby, Gretha menarik lengan Ruby menjauh dari Sagara. Ia membawa Ruby ke tempatnya tadi.
"Kamu kok lama banget sih By?" gerutu Gretha menggandeng tangan Ruby erat.
Ruby tersenyum kikuk, ia bingung harus menjawab apa pada Gretha. Seharusnya Sagara dan Ruby saat jam menunjukkan pukul 07.15 menit mereka harusnya sudah berada diroom party. Tetapi karena Sagara membuat dirinya telat datang ke pesta.
Ruby menengok ke arah dimana Sagara mengikuti langkah Ruby dan Gretha. Sagara yang ditatap dengan delikan tajam milik Ruby membuat Sagara menatapnya bingung.
Tatapan Sagara memindai leher jenjang istrinya yang memang tidak tertutupi rambut karena rambutnya yang dia kuncir.
Sebuah tanda kemerahan dikedua sisi leher membuat Sagara tersenyum puas akan hasil karyanya.
Gretha yang berada disamping Ruby menangkap sesuatu yang aneh berada dileher temannya.
"Ruby leher mu kenapa kok bisa luka gitu?" tanya Gretha polos.
Ruby terdiam entah harus menjawab pertanyaan Gretha, kembali mengingat sesuatu sebelum ke pesta membuat Ruby menggertakkan giginya dengan marah.
Ruby menghentikkan langkah kakinya yang diikuti oleh Sagara dan Gretha.