Kedua pengawal kediaman mansion milik Leroy Jungkook Sagara, menyeret seorang pria berpakaian seperti kang gopud. Sedangkan satu orang lagi membawa pesanan nyonyanya. Untung saja pesanannya tidak berantakan, jika berantakan habis mereka ditangan tuannya.
Karena peraturan itu sudah ditambahkan oleh pemilik mansion Foresa (Forest Sagara) semua wilayah itu milik Sagara. Jadi siapapun yang masuk kedalam wilayahnya mereka harus hilang dari muka bumi. Jika tidak mati berarti dijadikan budak.
"Lepaskan saya!!" teriak kang gopud memberontak dalam tarikan kedua pengawal itu.
"Diam!!" sentak pengawal pembawa totebag plastik berisi 2 box sushi.
"Tuan, saya mohon lepaskan saya. Saya hanya mengantarkan pesanan tidak bermaksud untuk hal-hal negatif. Tolong lepaskan saya," mohonnya dengan wajah memelasnya.
"Ada apa ini? Berisik sekali!" celetuk Ruby dari arah tangga.
Ruby melihat tiga orang pengawal dan satu orang berpakaian sebagai kang gopud yang sudah ia tunggu sedari tadi.
"Apa-apaan ini! Kenapa kalian menarik dia seperti itu?!" teriak Ruby marah.
"Lepaskan dia!!" Ruby mengeluarkan aura intimidasi kuat yang membuat keempat orang itu bergetar ketakutan. Kang gopud yang tidak terlalu tahan dengan aura yang dikeluarkan Ruby sudah telungkup diatas lantai.
Kedua pengawal itu melepaskan tangan mereka dari lengan kang gopud. Mereka bertiga menundukkan kepalanya.
"Saya yang memerintah kalian menangkap mas gopud!!" geram Ruby menatap mereka tajam.
Bulu kuduk ketiga pengawal meremang ketika aura lain yang lebih gelap seakan-akan bisa mengambil nyawa mereka bertiga. Ruby tidak menyadari aura itu, karena aura itu hanya ditujukan pada pengawalnya.
"T-tuan yang memerintahkan kami..," gagap Rex—orang yang membawa 2 box sushi.
Ruby menggertakan giginya, suaminya sudah keterlaluan. Bagaimana dia bisa menangkap orang yang tidak punya salah apapun padanya.
"SAGARA!!" jerit Ruby dengan keras. Suaranya bahkan mengundang perhatian dari maid dirumah ini.
Sebuah tangan melingkar dipinggang Ruby, tatapan matanya menusuk pada ketiga pengawal dihadapannya. "Saya disini, baby," bisiknya tepat ditelinga istrinya.
Ruby tersentak ketika sebuah tangan merengkuh pinggang dengan tak tahu malu. Beraninya dia, sebelum suara yang sangat familiar masuk dipendengarannya. Ia langsung membalikkan badnanya menghadap Sagara langsung.
"Kenapa kamu menangkapnya?" tuntut Ruby.
Sagara mengangkat sebelah alisnya, "Sudah menjadi peraturan Mansion Foresa, Siapapung yang masuk kedalam wilayahku dia harus dimusnahkan jika tidak keberadaan saya akan tersebar," jelasnya dengan raut wajah datar menatap pria yang telungkup dilantai.
"Peraturan macam apa itu?!" syoknya dengan peraturan yang dikatakan suaminya. Dia tidak ada hak untuk membunuh mereka.
"Saya tau kamu tidak akan percaya dengan peraturan ini. Tapi, peraturan yang sudah lama ada tidak akan bisa diganti. Jika tidak orang yang saya lindungi akan mati." Sagara menatap istrinya dengan serius.
Ruby menelan ludahnya pelan, Penjelasan Sagara tidak ada yang salah. Tapi ini hanya orang yang bekerja mengantar makanan, apakah harus sampai segitunya.
Ruby memberanikan diri menatap iris mata hazel suaminya. Ia sedikit terpana dengan iris matanya, dari awal dia tidak terlalu teliti dengan iris mata suaminya. Sekarang dirinya tau mata itu bisa membunuh dan membuat musuh-musuh bergemetaran dibawahnya. Tapi sekarang mata hazel itu menatap dirinya dengan tatapan lembut.
KAMU SEDANG MEMBACA
Married With Mafia
RomanceRuby Jisoo kabur dihari pernikahannya, bukannya bebas dia malah masuk kedalam kandang harimau. Leroy Jungkook Sagara, seseorang yang sangat disegani dan ditakuti didunia bawah. Sifatnya yang dingin, cuek, arogan dan kejam membuat orang-orang tidak...
