Bab 25 - Flashback

898 86 9
                                        

Seoul, Korea Selatan

Salah satu mansion elit di Seoul, terdapat gadis kecil berusia 2 tahun membawa boneka kesayangan pemberian dari nenek tercinta

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Salah satu mansion elit di Seoul, terdapat gadis kecil berusia 2 tahun membawa boneka kesayangan pemberian dari nenek tercinta. Ketika ia mendapat hadiah berharga dari nenek, gadis itu akan memperlihatkan pada pembantu yang sudah mengurusnya dari bayi.

"Ibu ibu... lihatlah Sooya bawa apa," panggil gadis tersebut yang bernama Sooya pada pembantu yang sedang memasak sarapan.

Pembantu yang dipanggil ibu oleh Sooya itu menoleh, ia mengulas senyumnya. "Ada apa Sooya?" tanya pembantu tersebut.

"Lihatlah, Sooya mendapatkan hadiah dari nenek kemarin hehe... Sooya suka bonekanya," jawab Sooya dengan antusias. Meskipun umurnya masih 2 tahun, tapi dia sudah lancar bicara.

Pembantu bernama Gyeong Ja itu tertawa kecil melihat Sooya yang sudah dia anggap sebagai putrinya, diumurnya yang 50 tahun. Gyeong Ja adalah wanita janda tanpa seorang anak, ia bercerai dari suaminya, karena Gyeong Ja tidak bisa memberikan anak pada mantan suaminya.

Ketika Nyonya ditempatnya kerja melahirkan bayi mungil yang sangat cantik, ia ditugaskan untuk mengurus bayi tersebut. Orangtua dari bayi mungil ini hanya mengurus sampai umur bayi mungil itu sampai umur 1 tahun. Sisanya diserahkan pada Gyeong Ja untuk mengurusnya.

"Ibu, kemarin Sooya jalan-jalan sama Nenek dan Kakek, mereka bawa Sooya ke taman bermain sampai puas. Ahaha... Sooya bahkan melihat seorang anak kecil yang nyungsruk kedepan sampai makan rumput." Sooya menceritakan kegiatan yang sudah dilakukannya kemarin dengan kakek dan neneknya. Ia bahkan menceritakannya sambil tertawa terbahak-bahak karena menceritakan hal-hal lucu.

"Sooya menolongnya kan sayang?" tanya Gyeong Ja lembut.

Sooya menganggukkan kepalanya, "Sooya membantunya ibu, anak-anak yang lain malah menertawakannya. Kasian ya ibu, hehe..."

Gyeong Ja menggelengkan kepalanya tak habis pikir dengan pemikiran Sooya anak asuhnya ini. Sekarang dia menceritakan anak yang terjatuh sambil tertawa terbahak-bahkan, tetapi kemarin ketika menolongnya tidak tertawa. Akan tetapi itu bagus, karena lebih baik menolongnya dulu daripada menertawakannya.

Dari kejauhan terdengar langkah kaki yang mendekat menuju dapur, kemudian 2 orang anak kecil menghampiri Gyeong Ja dan Sooya.

Seorang gadis berusia 7 tahun mendekati Sooya dan merebut boneka yang berada ditangannya. "Sekarang boneka ini milik aku!"

Anak laki-laki berusia 10 tahun menatap adik perempuannya yang merebut boneka itu dengan diam memeperhatikan.

Sooya menarik kembali boneka miliknya, "Tidak! Itu milik Sooya! Boneka itu pemberian dari Oma dan Opa!"

Sena mendorong Sooya sampai terjatuh. "Barang-barang yang diberikan Oma dan Opa, sama aja milik aku. Kamu tidak ada hak untuk mendapatkan barang-barang bagus dari mereka!"

Married With MafiaTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang