21

445 27 0
                                        

Happy reading

***

Darius berusaha untuk menendang perut Alley, selagi kedua tangannya sibuk menahan pedang masing-masing. Untung Alley dengan sigap berputar dan kembali menebaskan pedangnya namun ditahan kembali.

"Diam saja hanya menambah penderitaan"

"Berperang hanya menambah korban jiwa"

"Kau yang membunuh mereka semua" kepalang emosi Darius mulai menyerang dengan membabi buta, wanita itu selalu membalikkan kata-katanya.

Darius sudah lelah dikalahkan oleh seorang panglima wanita, sudah puas masa mudanya selalu dikalahkan oleh kaisar Zayed, disaat-saat begini malah panglimanya datang semakin menghancurkan harga dirinya karna selalu dikalahkan.

"Aku hanya menjalankan tugasku" Alley mencoba tetap tenang,membiarkan Darius meluapkan semua emosinya.

"Bahkan wanita sepertimu pun tak memiliki hati" Darius mendecih, benar-benar muak melihat wajah Alley yang tertutupi oleh cadar, walaupun tertutupi oleh cadar, Darius tahu bahwa wajah Alley tetap datar seperti tak ada ekspresi dan rasa dihatinya.

"Dasar wanita iblis" Darius semakin menggila menyerang Alley, masa bodoh, dia sudah gila karna selalu dikalahkan oleh Alley, jika saya Alley tidak ada dalam peperangan,jika saja Alley tidak datang ke kekaisaran Nuvoleon. Mungkin kekaisaran Nuvoleon sudah mengalami teror-teror pengkudetaan. Kaisar Zayed yang tak mengirim pangeran mahkota ternyata mengirim wanita iblis seperti Alley malah seperti membawa neraka itu sendiri.

Jika saja Alley tidak ada, jika saja~

Clang

"Terprovokasi saat berpegang itu termasuk lengah loh" kata Hans yang mengibas-ngibaskan pedangnya yang berlumuran darah.

"Ehh?"di detik selanjutnya kepala Darius menggelinding sepeti bola. Terpisah dari tubuhnya yang juga langsung ambruk ke tanah.

Ya jenderal Darius sudah resmi mati terpenggal dengan pelakunya Hans sendiri.

Dahi Alley mengkerut tanda tak suka "pengecut"

"Apa?"Hans berkata santai sambil memungut kepala Darius yang tadi menggelinding, tidak ada kengerian di wajahnya.

"Menyerang musuh dari belakang itu pengecut dan dua lawan satu juga pengecut" ucap Alley mengutarakan ketidaksukaannya.

"Apa kau tidak lelah begini terus, aku sih lelah. Kepala jenderal Darius bisa jadi kunci kebebasan kita, kaisar Zayed pasti menyukai hadiah ini." Ucap Hans dengan santai

"Hei para pemberontak, lihatlah siapa yang mati" Hans berteriak dengan nyaring dan mengangkat kepala jenderal Darius yang sudah terpisah dari tubuhnya.

Para prajurit kerajaan Hidden mulai kehilangan arah, bagaimana mereka bertarung jika pemimpin mereka saja sudah kalah, satu persatu dari mereka mulai mundur dan menjauhi area peperangan.

"Ya seperti itu! Takutlah dan kembali ke kerajaan mu" teriakan Hans menjadi salam pembuka sorak-sorai pasukan kekaisaran. Mereka berseru bahagia, satu lagi pion utama kerajaan musuh sudah musnah.

Melawan kekaisaran memang terlalu mustahil, lawannya bukan iblis, tapi bukan juga manusia tetapi manusia berhati iblis.

Pasukan kerajaan Hidden sudah mulai pesimis dan mulai dibayangi oleh ketakutan-ketakutan yang mulai mengganggu alam bawah sadar mereka.

"Tidak jangan menyerah, kita pasti bisa membawa keadilan." Max salah satu ksatria kerajaan Hidden berteriak dengan lantang, mencoba meyakinkan para pasukannya. Putra dari Duke Sheldon itu mencoba melawan ombak yang ganas. Naas, satu manusia tak bisa menahan ribuan manusia lainnya.

Hans tersenyum meremehkan sembari mengangkat dan menggoyang-goyangkan kepala jenderal Darius, atau istilahnya Hans mengejek mereka. Max menatap Alley dari kejauhan dengan sorot matanya nampak menahan kesedihan dan amarah yang meluap-luap.
Max menatap Alley dengan lekat, seperti mengirim sinyal tanda permusuhan yang amat kental lewat tatapan mata. Alley yang ditatap seperti itu hanya diam dengan wajah yang sama sekali tak berubah. Tetap datar seperti tak memiliki jiwa dan rasa.

Kemudian Max berbalik mengikuti pasukannya yang sudah mundur terlebih dahulu.

Tak lama kemudian, terompet ditiup dari pasukan kerajaan Hidden tanda bahwa mereka menyerah dipertempuran lagi. Yang kembali disambut sorak-sorai pasukan kekaisaran Nuvoleon.

🐾🐾🐾

13-09-22

Huang Li Wei (hiatus)Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang