35

410 24 0
                                        

Happy reading

***

"Aku adalah putri Li Wei adik pangeran Fengyin dari kekaisaran Charles." Ucap Alley dengan serius

Huanran yang mendengar itu sangat terkejut, jadi Alley adalah putri Li Wei? Dia adalah anak kaisar,bukan rakyat biasa. Huanran sibuk dengan pikirannya sendiri.

Fengyin hanya diam saja sedari tadi.

"Kalau begitu saya pamit untuk undur diri pangeran, ada yang harus saya kerjakan." Tanpa menunggu persetujuan dari Huanran, Alley langsung menarik tangan Fengyin agar ikut bersamanya dan meninggalkan Huanran sendiri.

Huanran menatap kepergian mereka dengan senyuman smirk.

"Alley eh atau Li Wei yah cukup menarik, ternyata kamu adalah anak kaisar Frans yang berkelana itu. Untung saja Fengyin dan kau adalah saudara kandung jika tidak maka aku tidak akan segan-segan untuk menyingkirkan Fengyin dari dunia ini."

"Kak Huanran."

Huanran berbalik saat seseorang memanggil namanya.
Saat dia berbalik ternyata yang memanggilnya adakah adiknya, Xia he dan putri Xinyi.

"Salam pangeran Huanran" ucap Xinyi memberi salam

"Salam"

"Kakak sedang apa disini?" Tanya Xia he berbasa-basi

"Hanya sekedar jalan-jalan, lalu kalian sendiri kenapa bisa berada disini?" Tanya Huanran sambil menaikkan alisnya sebelah.

"Aku mengajak putri Xinyi untuk berjalan-jalan melihat-lihat istana."

Huanran hanya mengangguk saja.

"Lanjutkan perjalanan kalian, aku ingin pergi latihan berpedang."

"Baik"

Huanran berbalik dan langsung berlalu dari sana. Xia he dan Xinyi juga melanjutkan perjalanan mereka sambil berbincang-bincang ringan.

"Ekhem Xinyi aku ingin bertanya apakah boleh?" Tanya Xia he meminta persetujuan

Xinyi tersenyum, "tentu saja boleh." Jawab Xinyi mempersilahkan.

"Apakah pangeran Fengyin sudah dijodohkan atau sudah mencintai seseorang?" Tanya Xia he tersenyum malu-malu.

"Kak Fengyin yah. Dia tidak dijodohkan tetapi jika mencintai seseorang sepertinya sudah ada." Kata Xinyi sambil memperhatikan reaksi Xia he

"Oh baiklah, aku hanya menanyakan itu."ucap Xia he dengan menunduk.

Yah Xinyi peka terhadap pertanyaan Xia he, memang benar bahwa Fengyin sudah mencintai seseorang dan akan melamarnya dalam waktu dekat.

Tanpa mereka sadari mereka sudah sampai di ruang utama istana. Mereka sudah menjelajahi lumayan banyak tempat-tempat yang ada di istana.

"Baiklah besok aku akan menemanimu lagi untuk jalan-jalan."

"Ya, terima kasih untuk hari ini Xia he"

"Sama-sama, kalau begitu aku ingin kembali ke kamar ku untuk istirahat. Kau juga harus istirahat"

Xinyi hanya mengangguk

Xinyi tersenyum menatap kepergian Xia he.

"Perempuan yang di cintai kak Fengyin adalah dirimu Xia he."

Xinyi juga ikut berbalik untuk kembali ke kamarnya untuk beristirahat. Saat dia berbalik betapa terkejutnya ia saat tiba-tiba pangeran Hongli sudah berada di di hadapannya. Xia he yang kaget tak bisa menjaga keseimbangannya dan akan terjatuh. Ia menutup matanya bersiap untuk merasakan sakit yang lumayan. Tapi sudah lama dia menutup matanya tapi tak merasakan sakit apapun. Ia membuka matanya Betapa terkejutnya ia saat wajah Hongli terpampang jelas di didepan matanya. Mungkin hanya sekitar 5cm saja jarak wajah di antara mereka. Xinyi yang terlebih dulu sadar reflek berdiri.

"Maaf dan terima kasih pangeran Hongli" Xinyi menunduk tak berani menatap Hongli.

"Saya yang seharusnya meminta maaf karna mengagetkan mu"

"Ahh Iyya"

"Kau sedang apa disini?" Tanya Hongli mencoba mencairkan suasana.

"Aku habis berkeliling."

"Sendiri?"

"Tidak, aku bersama Putri Xia he tetapi dia sudah pergi untuk beristirahat"

"Ohh begitu, mungkin kau juga akan beristirahat?!"

"Yah bisa dibilang begitu"

"Silahkan"

"Kalau begitu saya pamit untuk undur diri pangeran"

Setelah mendapat persetujuan Hongli, Xinyi langsung berbalik dan pergi dari sana.

"Menarik" ucap Hongli sambil tersenyum tipis dan juga berlalu dari sana.

***

"Apa yang ingin kau katakan kepadaku?" Tanya kaisar Frans langsung ke inti

"Kau masih sama seperti dulu tidak ingin membuang-buang waktu"

"Ck" kaisar Frans berdecak pelan

"Baiklah-baiklah santai"

"Kau tidak ingin mengubah keputusanmu tempo hari tentang perjodohan?"

🐾🐾🐾

Written
24-09-22



Huang Li Wei (hiatus)Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang