27

411 27 0
                                        

Happy reading

***

Akhirnya mereka tiba di pasar walaupun dalam perjalanan tidak ada obrolan sama sekali.

Mereka menitipkan kuda mereka di salah satu pedagang minuman dan langsung jalan-jalan mengelilingi pasar.

"Kita cari kedai dulu, kamu belum sarapan kan?" Huanran bertanya dengan alis yang terangkat sebelah

"Ehh, iya pangeran" Alley heran bagaimana pangeran Huanran bisa tau jika dia belum sarapan.

Tak lama mereka berjalan, mereka menemukan kedai makanan khas kekaisaran Nuvoleon, tak banyak pengunjung yang berada disana.
Mereka berjalan ke arah kedai itu, setiap orang yang mereka lewati selalu memberi salam.

"Salam pangeran Huanran dan panglima Alley, semoga anda hidup seribu tahun lagi.
Apakah yang membawa anda untuk masuk kedalam kedai kecil saya ini wahai pangeran." Ucap pemilik kedai itu yang sudah lumayan renta.

"Saya ingin sarapan disini, jangan biarkan siapapun mengganggu makan saya."

"Baik pangeran, anda ingin memesan apa?" Ucap pemilik kedai itu yang menunduk hormat.

"Won ton dan teh Krisan. Kamu pesan apa Alley?."

"Chow Mein dan Tieguanyin"

"Baik silahkan ditunggu"

"Apa anda sakit pangeran?"tanya Alley yang sedikit menunjukkan raut wajah khawatir.

Huanran yang mendengar pertanyaan Alley tentu senang karna merasa di perhatikan

"Hmm, hanya flu ringan"singkat Huanran padahal hatinya sedang tidak baik-baik saja

"Harusnya anda istirahat saja hari ini jika merasa tidak enak badan"

"Jika aku berada di istana terus, itu hanya membuat ku makin sakit"

"Kenapa begitu?" Heran Alley

"Karna..."

"Maaf pangeran dan panglima, ini pesanan anda"

Perkataan Huanran barusan harus terpotong karna kedatangan pelayan yang membawakan pesanan mereka padahal Alley sangat penasaran terlihat jelas dari jidatnya yang mengkerut tajam.

"Ayo makan" Huanran memulai makannya dan melupakan perkataannya barusan.

Alley menarik nafasnya dan membuangnya kasar. Dan langsung ikut makan.

"Kau pernah mendengar kisah tentang putri Li Wei dari kekaisaran Charles yang memberikan gelar putri mahkotanya kepada putri Xinyi?" Ucap Si A

Huanran dan Alley tak sengaja mendengar obrolan salah satu pembeli di kedai itu.

"Yah aku pernah mendengarnya, tetapi aku heran kenapa putri Li Wei memberikan gelar itu kepada putri Xinyi" kata si B

"Katanya sih putri Li Wei ingin pergi dari kekaisaran untuk sementara waktu jadi dia memberikan gelar itu."

"Banyak rumor yang mengatakan bahwa hubungan antara putri Li Wei dan putri Xinyi sangat baik walaupun mereka berbeda ibu."

"Yah, aku kagum dengan hubungan persaudaraan mereka, tapi dimanakah putri Li Wei sekarang?"

Huanran dan Alley makan sambil mendengarkan obrolan mereka.
Huanran juga sama penasarannya dengan mereka, dia belum pernah bertemu dengan putri Li Wei, tapi jika putri Xinyi dia sudah pernah bertemu waktu acara ulang tahun kekaisaran Charles.

Pandangan alley kosong, dia sibuk memikirkan 'bagaimana keadaan mereka sekarang?, Apakah Xinyi menjalankan tugasnya dengan baik?, Apakah Ayahnya makan dengan teratur. Tetapi dia langsung ingat bahwa besok dia akan bertemu dengan mereka di istana Nuvoleon.

"Alley"

"Alley"

Huanran memanggil Alley sedari tadi tapi tidak ada respon sama sekali yang membuat Huanran khawatir.

"Alley"

Alley langsung kembali ke kesadarannya semula saat Huanran memanggil namanya dan memegang pundaknya.

"Ahh maaf, dari tadi aku memanggilmu tetapi diam saja. Kamu sedang memikirkan apa?" Huanran meminta maaf karna telah lancang memegang pundak Alley.

"Maaf pangeran. Aku hanya memikirkan keluarga ku saja"

Huanran hanya ber oh ria saja.

Mereka lanjut memakan makanan masing-masing.
Tak lama setelah itu makanan mereka pun habis, dan Huanran langsung membayar biaya makanan mereka.

"Kita akan kemana setelah ini pangeran?" Tanya Alley saat mereka sudah keluar dari kedai tadi.

"Ke toko peralatan campuran, aku ingin membeli sesuatu"

"Baik, silahkan."

Setibanya mereka di toko peralatan itu, mereka di sambut hangat oleh pemilik toko itu.

"Anda ingin membeli apa di toko sederhana saya ini wahai pangeran dan panglima, silahkan dilihat-lihat dulu."

"Aku ingin membeli pedang baru" kata Huanran

"Sebelah sini Pangeran." Pemilik toko itu mengarahkan mereka ke tempat pedang yang sudah di desain dan memiliki banyak motif.

Huanran menjelajahi tempat itu, Alley juga tak tinggal diam dan ikut melihat-lihat pedang yang lumayan bagus.

Mata Alley menangkap dua pasang pedang yang berada di ujung rak itu, Alley berjalan ke sana dan mengambil salah satu pedang itu sambil memutar-mutar pedangnya.

🐾🐾🐾

Written
17-09-22

Huang Li Wei (hiatus)Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang