Pdf sudah ready ya.. bisa di order via wa di 089633021705 harga pdf 50k saja...
Versi ebook dan kbm aplikasi tersedia ;)
***
Pagi hari, semua pembantu heboh dengan gossip yang beredar.
Katanya seorang pengusaha Abi Santoso memiliki anak bernama Andini Prameswari bersama Wulandari Putri.
Arini yang baru saja menuruni tangga berhenti sejenak saat televisi menyiarkan gossip tersebut. Para pembantu yang kini fokus menonton tayangan gossip berbisik-bisik. Siapa sih yang tidak mengenal Abi Santoso? Walaupun bukan selebriti, nama pria itu di sebut-sebut sebagai Pengusaha dan Arsitek ternama. Sebelum terjun ke dunia bisnis, semasa muda—Abi Santoso menapaki karirnya sebagai Arsitek muda yang berbakat. Namanya di kenal banyak orang atas karyanya.
Dan banyak orang ingin menggunakan jasanya. Namun, Abi Santoso di kenal sangat memilih kliennya. Dan Arini tahu, Rio sangat mengidolakan pria itu.
Lalu, apakah jika Rio mendengar kabar bahwa Andini Prameswari adalah putri kandung Abi Santoso yang sempat hilang itu adalah anak orang yang di idolakan, akan membuat Rio berpaling?
Langkah kaki Arin membuat Mbok Siti gegas mematikan siaran televisi dengan kikuk.
"Non sudah bangun?"
Arin mencoba menutupi kegelisannya dengan tersenyum.
"Saya lapar, Mbok... mau sarapan," jawab Arin sambil berlalu menuju ruang makan. Menghiraukan wajah-wajah tak enak ketika melihat para pembantunya salah tingkah mendapati mereka menyalakan televisi depan demi mendengarkan berita soal Andini Prameswari—wanita yang telah menghancurkan hati majikannya.
Mbok Siti gegas menyusul Arini yang sudah membuka kulkas dan terlihat memilih hidangan yang akan di buat.
"Mau di bantu, Non?" Tawar wanita tua itu. Tugasnya adalah memasak dan membersihkan dapur. Sebenarnya, Arin biasanya yang memasak sementara Mbok Siti membereskan dapur setelah Arin masak. Tapi akhir-akhir ini, tugas Arin telah di ambil oleh wanita tua itu.
"Nggak usah, mbok.. saya bisa sendiri. Saya cuma mau bikin sandwich aja kok."
Mbok Siti mengangguk lantas meninggalkan wanita itu sendirian dan berkutat dengan makanan yang akan di buatnya.
Tiga potong Sandwich serta jus jeruk dingin menemani sarapan Arini. Jam 6 pagi, perutnya sudah meminta di isi.
Apakah Arin tidak mengalami morning sickness pada umumnya?
Jawabannya adalah iya! Dia mengalaminya. Arin akan terbangun pagi-pagi sekali. Pergi ke kamar mandi untuk memuntahkan isi perutnya yang bergejolak. Lantas turun ke bawah untuk mengisi perut sesuai dengan seleranya. Seperti pagi ini, Arin membayangkan sandwich sebagai hidangan sarapannya dan ia membuatnya untuk diri sendiri.
Sambil mengunyah, pikiran Arin kembali bertanya-tanya! Selanjutnya, apa yang akan terjadi?
Berita Andini & Abi Santoso seakan mengguncangnya. Rio pasti sangat terpengaruh, sebab Arin tahu kalau Rio mengidolakan pria itu. Lalu bagaimana dengan dirinya? Apa Rio akan membuangnya? Mengabaikannya?
Memikirkannya membuat embun di pelupuk mata Arin, tiba-tiba kerongkongannya tercekat oleh sesuatu yang mengganjal. Arin segera meminum jusnya, lantas menyudahi makannya. Ia kembali termenung.
Apakah keputusannya sudah benar?
Menyembunyikan kehamilannya adalah keputusan yang telah ia ambil. Rio boleh saja menghancurkan hatinya berkeping-keping, namun Arin tidak akan mengizinkan pria itu mengambil buah hatinya.
KAMU SEDANG MEMBACA
Bittersweet Marriage
RomanceRio Dewangga yakin bahwa ia tidak pernah berkhianat, meski nyatanya seorang Andini hadir di kehidupan rumah tangganya bersama Arin untuk memporak-porandakan hidup pasangan itu. Wanita itu mengaku hamil anaknya saat Arin-wanita yang dia nikahi selam...
