Hallo... pdf dah ready yaa...
Ebook & KBM aplikasi tersedia.. kalau mau follow akun karyakarsa juga boleh nama akunnya FitriTri yaa... pp-nya cover terikat luka 😅
Semoga bisa rajin up karya baru disana ya... mungkin kalo udh kesana, nanti jarang ada promo ya, sekalipun ada mungkin dikit aja 😁
Bittersweet Marriage tersedia versi ebook/kbm aplikasi ya...
Pdf juga ready dan bisa di order via wa di https://wa.me/+6289633021705 (klik link WA di bio agar terhubung langsung ke WA saya) atau ke wa ini https://wa.me/6288973689642
Dapatkan promo spesial dari author untuk pembelian pdf!! Bayar 100k dpet 13 judul novel loh, isi full lengkap... sama seperti ebook di playstore.. yg mau langsung chat saja yaaa
***
"Kalilaaaaaaaaaaaa," teriakan melengking itu datang dari seorang anak laki-laki yang berkacak pinggang. Derap kakinya melangkah mendekati anak perempuan yang sebaya dengannya—yang saat ini sedang pura-pura membaca buku. "Kamu 'kan?" Tuduhnya langsung. Anak yang bernama Kalila mendengkus tanda protes.
"Ya ampun, Mas. Nggak usah teriak-teriak!" Protes bocah itu. Namun protesan Kalila menjadi lengkingan saat bocah laki-laki itu menarik telinga adiknya.
"Kamu habiskan kue ku, kan? Ayo ngaku!"
"Lepasin, sakiiiit!"
"Nggak akan, sebelum kamu ngaku!" Bocah laki-laki itu semakin menarik telinga Kalila hingga adiknya menyerah.
"Iya... iyaa... itu aku yang habiskan." Kalila menyerah. Begitu mengakui kesalahannya, bocah lelaki itu melepaskan tangannya yang sempat berada di telinga bocah bernama Kalila.
"Minta maaf sekarang," tegasnya.
Kalila membrengut. "Maafin aku, Mas..." katanya terpaksa. "Tapi aku juga punya alasan..."
"Apapun alasannya, mengambil makanan milik orang lain itu sama saja dengan mencuri. Itu milikku!"
"Punyaku sudah habis," protes Kalila.
"Ya itu salahmu..."
"Bukan aku yang habiskan," sambarnya lagi.
"Ya aku nggak peduli, itu milikku. Mengambilnya tanpa izin namanya mencuri. Inget kan kata mami?"
Kalila mengangguk pasrah. "Om Gavin ambil bagianku," gumam Kalila sebal. "Seharusnya Om Gavin di singkirkan dari hidup kita, kenapa dia ada disini sih?"
"Hey... hey.. hey... aku mendengar ya?" Gavin muncul begitu saja. "Bagaimana caranya menyingkirkanku jika mami kalian nggak bisa hidup tanpa aku dan kembaranku?"
"Dia memang pengacau," gerutu Kalila. "Kenapa Om nggak beli kue nya di Kalila's Cake saja, huh. Itu kan toko mami, rasanya sama kok..."
"Beda, Azzura sayang... yang di toko memang resep mamimu. Tapi yang buatan asli tangan mamimu cuma ada di rumah ini." Gavin menjawab dengan percaya diri. "Dan itu makanan terenak!"
"Oiya?"
"Menurut kalian gimana?"
Azzam dan Azzura saling melempar pandangan kemudian mengangguk.
"Benar kan? Sudahlah.. jangan membahas soal kue itu lagi. Mau ikut Om ke toko?"
"Asyiiiikkkk..." mereka bersorak gembira.
***
Ting
"Selamat datang di Kalila's Cake," sapa bocah itu saat ada pelanggan yang masuk. Senyumnya yang sumringah serta binar matanya membuat siapapun yang melihat akan melemparkan senyum gemas pada Azzura Kalila.
KAMU SEDANG MEMBACA
Bittersweet Marriage
RomanceRio Dewangga yakin bahwa ia tidak pernah berkhianat, meski nyatanya seorang Andini hadir di kehidupan rumah tangganya bersama Arin untuk memporak-porandakan hidup pasangan itu. Wanita itu mengaku hamil anaknya saat Arin-wanita yang dia nikahi selam...
