Ebook & Pdf Bittersweet marriage sudah ready ya guysss...
Bittersweet Marriage tersedia versi ebook/kbm aplikasi ya...
Pdf juga ready dan bisa di order via wa di https://wa.me/+6289633021705 (klik link WA di bio agar terhubung langsung ke WA saya)
Dapatkan promo spesial dari author untuk pembelian pdf!!
Harga pdf bittersweet marriage 50k ya.. untuk satuan..
***
"Kamu yakin dengan keputusanmu?" Seorang di seberang telepon kembali mengulangi pertanyaan yang sama. Sedang Arin telah mantap dengan pilihannya.
"Aku yakin, Lin. Jangan bilang suamimu, ya? Sepertinya, Mas Rio dan Kris bekerjasama..."
"Oke, kalau itu adalah keputusan yang kamu ambil."
"Terasa sangat menyakitkan jika di pertahankan, Lin. Apakah ini karena aku begitu mencintainya? Dan mencintai nggak harus menyiksa diri kan? Aku akan melepas dia jika Mas Rio bahagia bersama yang lain..."
"Aku nggak bisa berkata apa-apa soal permasalahan ini, Rin. Aku dan Kris tahu betapa kalian saling mencintai, tapi melihat kamu tersakiti juga nggak membuatku mendukung keputusanmu jika ingin bertahan. Lepaskan jika itu membuat dadamu sesak... nggak ada salahnya mengalah."
Benar. Hanya itu keputusan yang telah di ambil oleh Arin setelah ia pikirkan sebelumnya.
***
Andini terus di terror oleh nomer tak di kenal. Dan hal itu membuatnya frustasi. Menangis, kesal dan juga marah. Bara melakukan banyak hal yang membuatnya tidak tenang.
Pria itu gila.
Andini memutuskan hubungannya dengan Bara saat diketahui bahwa dirinya hamil dan Bara sama sekali tidak mengambil keputusan. Pria br*ngsek itu malah menyuruhnya mengugurkan kandungannya.
Dan sialnya, meski Andini pernah mencoba melakukannya, janin di rahimnya benar-benar kuat. Darisana lah, Andini mempunyai ide lain.
Jika bayi ini harus tumbuh di rahimnya, Andini harus meninggalkan Bara dan menikahi seseorang. Atau paling tidak, Andini harus mempunyai seseorang yang akan mengakui bayi ini adalah bayinya.
Mendapati berita di timeline sosial medianya menampilkan sepasang kekasih yang ia kenal belum juga memiliki momongan, Andini memikirkan ide gila tersebut.
Kenapa dia tidak mencoba mendekati Rio?
Mantan kekasihnya yang sejak 5 tahun yang lalu belum juga di karuniai momongan. Mula-mula, Andini menemui tante Melinda—ibu dari pria itu sambil mengorek informasi sedikit demi sedikit, dan juga jadwal kepergian Rio ke Semarang waktu itu juga di dapat dari Melinda. Koneksinya cukup banyak, mungkin karena dia juga model ternama yang tidak di ragukan lagi popularitasnya.
Pesan masuk penuh dengan ancaman itu membuat Andini menggigil ketakutan.
"Apa yang kamu lakukan?" Andini bertanya dengan suara bergetar. "Kamu gila, Bara! Kamu menyuruhku pergi dengan sikapmu, tapi setelah semuanya terjadi, kamu justru menerrorku, hah? Dasar pengecut!"
"Berhenti bicara omong kosong Andini, aku tidak pernah menyuruhmu pergi. Aku memintamu untuk menunggu. Ayolah, kita bisa hadapi sama-sama. Tapi kenapa? Kenapa kamu malah menikahi lelaki itu?"
"Paling tidak, dia tidak menjadi pengecut sepertimu! Dia menghadapi segala konsekwensi yang ada. Tidak seperti kamu, yang selau menghindar!"
"Siapa lelaki itu Andini? Katakan.. siapa dia?!" Teriakan murka seorang Bara membuat Andini menutup teleponnya dengan sepihak.
KAMU SEDANG MEMBACA
Bittersweet Marriage
RomanceRio Dewangga yakin bahwa ia tidak pernah berkhianat, meski nyatanya seorang Andini hadir di kehidupan rumah tangganya bersama Arin untuk memporak-porandakan hidup pasangan itu. Wanita itu mengaku hamil anaknya saat Arin-wanita yang dia nikahi selam...
