35 🍒

11.9K 877 83
                                        


Happy reading. Maaf kalo ada typo...

Bittersweet Marriage tersedia versi ebook/kbm aplikasi ya...

Pdf juga ready dan bisa di order via wa di https://wa.me/+6289633021705 (klik link WA di bio agar terhubung langsung ke WA saya)

Dapatkan promo spesial dari author untuk pembelian pdf!!

***

"Kelahiran premature pada bayi kembar ini sangat sering terjadi, Pak Abi. Jadi, jangan merasa khawatir. Kita berdoa saja, semoga kedua bayi dalam perut Arini baik-baik saja... dan mereka bertiga selamat." Rangga menjelaskan pada Abi Santoso yang selalu menanyakan kondisi putrinya.

Sebagai Papa dia begitu mengkhawatirkan kondisi putri dan calon cucunya.

Pasalnya, baru satu bulan yang lalu Arin memutuskan untuk tinggal di negara ini. Namun mengejutkan, karena wanita itu harus melahirkan di usia kandungan menginjak 9 bulan pada minggu pertama. Katanya hal ini wajar karena Arin mengandung bayi kembar.

Abi  beserta kedua anaknya langsung terbang ke Singapore untuk mendampingi putrinya.

Dokter Rangga selaku tenaga medis yang ikut menangani dalam operasi kali ini. Sepertinya Arin tidak bisa melahirkan secara normal mengingat kondisi tubuhnya. Menurut dokter, operasi adalah satu-satunya cara untuk melahirkan bayi kembar Arin.

"Kamu takut?" Tanya Anggun pada Arin yang sedang berjuang merasakan kontraksi di perutnya.

Dengan tersenyum wanita itu menggeleng.

"Aku justru merasa senang, karena sebentar lagi akan bertemu dengan kedua malaikatku..."

Anggun menggenggam erat jemari Arin yang kini kembali meringis menahan sakit di perutnya.

"Semangat, sayang. Ingat, ada kami yang akan menjagamu..."

"Makasih, Mam," kata Arin tulus.

Arin bersyukur karena di temani orang-orang yang tulus menyayanginya. Di saat ia harus berjuang bersama kedua malaikat kecilnya, orang-orang terdekat selalu ada memberikan support system terbaik.

***

Azzam Malik Dewangga

Azzura Kalila Dewangga

"Kamu yakin memberi nama Dewangga di belakang namanya?" Tanya Abi, ada secuil hatinya yang merasa tidak rela jika nama itu di sematkan pada kedua cucunya.

Kenapa harus nama belakang Rio yang ada disana?

Kenapa Dewangga? Bukan Santoso saja.. toh, mereka akan hidup bersamanya kelak, iya 'kan?!

"Terus papa maunya siapa? Nama papa? Santoso? Jadi, Azzam Malik Santoso, begitu?" Seloroh Gavin. "Itu kuno, Pah. Cukup namaku dan Vano saja yang menggunakan nama belakang papa. Jangan cucu papa!" Terang Gavin sedikit meledek, yang langsung di senggol oleh Giovano begitu melihat wajah masam papanya.

"Lho, kenapa? Mereka juga darah daging papa? Apa salahnya menggunakan nama belakang papa?"

"Iya, Pa. Memang tidak masalah. Cuma tidak cocok saja!"

"Tidak cocok apanya, itu nama belakang yang keren kok. Berwibawa..." gerutu Abi yang mengundang tawa orang yang ada disana.

"Itu hanya nama, Pa. Aku bisa menghapus nama Dewangga di belakang nama mereka," jawab Arin enteng.

"Kalau kamu lebih suka nama itu daripada nama papa, nggak masalah kok, Rin..." jawab Abi bijak.

Jawaban yang sedikit membuat Gavin mencebik, papa selalu bersikap lemah lembut jika pada kakak perempuannya itu.

Bittersweet Marriage Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang