Pdf ready, harga 50k saja yaa.... versi ebook & kbm aplikasi juga ada..
Ada yg mau ikutan promo 100k dpat 13 judul termasuk BITTERSWEET MARRIAGE?
Pdf yang d kirim full lengkap sama seperti ebook, ada tambahan ekstra part juga :)
yang mau, bisa hubungi ke wa ini yaa 088973689642
Kuota terbatas :)
***
Apakah Arin harus pasrah akan nasibnya? Rasa sakit dan kecewa telah menjadi satu.
Ucapan Melinda seakan menjadi lonceng peringatan bagi Arin.
"Kamu dengar kan, Rio.. Arin? Andini hamil anak Rio..." jelas Melinda. Menyadarkan Arin dari banyak rasa yang menyerbunya.
Arin menelan ludahnya kelu setelah berhasil menguasai dirinya. Terlihat wanita itu menarik nafasnya yang sesak. Tenggorokannya tercekat oleh tangis yang wanita itu tahan.
Hamil?
Arin rasanya ingin tertawa terbahak-bahak. Kenapa dari semua kemungkinan yang ada, justru kemungkinan yang menyakitkan seperti ini?
Dan kenapa harus Andini?
Rio masih tertegun mendengar penuturan maminya.
Hamil?
Rio bahkan tidak mengingat pernah melakukannya bersama Andini!
"Apa benar, Mam kalau anak itu adalah anak Mas Rio?"
Pertanyaan Arin justru memicu kemarahan Melinda.
"Ya benar, dong, Rin! Andini yang bilang sendiri kalau dia pernah tidur sama Rio!"
Arin seperti di siram seember air es yang dinginnya sampai menusuk ke tulang begitu kalimat itu meluncur dari bibir mertuanya. Kali ini tatapan Arin beralih pada sang suami yang sedang menggeleng-gelengkan kepalanya.
"Rin... kamu dengerin penjelasanku dulu, Rin..." kali ini Rio meraih jemari Arin namun di tepis oleh wanita itu.
"Jangan sentuh aku sebelum kamu bicara jujur padaku, Mas!"
Rio sempat tersentak dengan penolakan istrinya pun mengangguk paham sambil menunduk dalam. "Aku minta maaf..."
Arin menatap dengan pandangan tidak percaya. Kenapa dari banyaknya kalimat di dunia ini, Rio justru meminta maaf?
"Minta maaf? Apa itu artinya kamu tidur dengannya?" Arin bertanya penuh selidik bahkan ketika Rio dengan takut-takut menatapnya. "Jawab aku, Mas!" Teriak Arin geram. "Jawab, dan katakan kalau kamu nggak pernah tidur sama dia!" Tunjuk Arin pada Andini yang menatapnya tidak percaya. Arin yang terlihat tenang, serta pembawaannya kalem---kali ini berubah seratus delapan puluh derajat. "Katakan enggak, Mas!" Arin masih meyakinkan dirinya, bahwa mami hanya ingin memisahkan mereka dengan cara yang lain. Benarkan?
Bukankah ia akan berjanji akan tetap bertahan bersama Rio, meski badai menerpa sekalipun? Asal cinta pria itu masih untuknya.
"Maaf, Rin.. maafin aku, sayang... demi Tuhan, aku nggak sadar! Aku nggak ingat apa-apa lagi waktu itu dan terbangun di ranjang bersamanya!"
Plakkkk
Satu tamparan mendarat di pipi Rio. Arin bahkan tidak menyangka akan melayangkan tangannya untuk menampar sang suami. Dengan tangan gemetar, Arin menatap tangannya sendiri.
Dan Melinda yang tidak terima kalau anaknya di tampar---langsung meraih bahu Arin lantas balik menampar perempuan itu lebih keras.
"Perempuan sialan, ngapain kamu tampar-tampar anakku, hah? Seharusnya kamu tahu diri kalau kamu itu mandul! Terima saja kenyataan kalau suamimu mencari perempuan lain untuk mendapatkan keturunan!"
KAMU SEDANG MEMBACA
Bittersweet Marriage
RomansaRio Dewangga yakin bahwa ia tidak pernah berkhianat, meski nyatanya seorang Andini hadir di kehidupan rumah tangganya bersama Arin untuk memporak-porandakan hidup pasangan itu. Wanita itu mengaku hamil anaknya saat Arin-wanita yang dia nikahi selam...
