27 🍒

7.9K 582 62
                                        


Yg mau ikutan promo silahkan, 100k dpat 13 pdf atau bebas pilih judul ya 😁 isi buku sama kaya ebook, Lengkap....

Ebook & Pdf Bittersweet marriage sudah ready ya guysss...

Bittersweet Marriage tersedia versi ebook/kbm aplikasi ya...

Pdf juga ready dan bisa di order via wa di https://wa.me/+6289633021705 (klik link WA di bio agar terhubung langsung ke WA saya)

Dapatkan promo spesial dari author untuk pembelian pdf!!

Harga pdf bittersweet marriage 50k ya.. untuk satuan..

***

Apakah ini yang di namakan menikmati rasa sakit?

Arin terduduk lemas di tepi ranjang. Wanita itu hanya bisa menepuk-nepuk dadanya yang sesak atas fakta yang mengejutkan. Panggilan tak terjawab dari Rio memenuhi layar ponselnya. Ia sengaja mengabaikan telepon dari pria itu.

Arin merasa marah, cemburu, serta kecewa yang menjadi satu? Entahlah... Arin bahkan tidak bisa mendeskripsikan perasaannya sendiri. Karena semakin hari rasanya semakin menyakitkan. Ada banyak sekali kejutan yang datang menghampiri hari-harinya.

Apa maksud Rio mengirimi set perhiasan dan buket untuk Andini?

Kenapa harus dengan cara yang sama?

Mengirimi hadiah adalah cara Rio meminta maaf padanya ketika ia merajuk, lantas kenapa Rio menggunakan cara itu untuk meminta maaf pada Andini? Dan kenapa juga Rio harus meminta maaf hanya karena kesalahan sepele?

Ya Tuhan, Arin tidak habis pikir dengan pria itu. Kenapa Rio menyakitinya sedalam ini? Inilah yang Arin takutkan jika mereka tinggal bersama, Andini bisa dengan mudah memprovokasinya seperti beberapa menit yang lalu.

Beruntung Arin bisa menguasai amarahnya dan mengusir Andini keluar dari kamarnya. Kalau tidak, bisa saja mereka terlibat pertengkaran atau perkelahian antar sesama perempuan!

Arin harus segera membicarakan ini dengan Alinda, pengacara yang ia tunjuk untuk menangani perceraiannya. Baru satu hari Andini tinggal disini, wanita itu sudah banyak sekali menorehkan luka di atas lukanya.

***

Kepulangan Rio di sambut hangat oleh Andini, namun pria itu mengabaikan sambutan wanita tersebut yang harus menelan kecewa karena Rio dengan tergesa berjalan ke lantai dua.

Pria itu jelas menemui Arin yang sejak siang tadi mengabaikan panggilannya.

"Rin..."

Arin dengan santai menoleh ketika pria itu datang menemuinya.

"Kenapa kamu nggak angkat teleponku?"

"Aku sibuk, Mas."

"Sibuk apa?"

"Sibuk mengurus keuangan di rumah ini, apalagi? Menggaji karyawan, menghitung biaya makan untuk kita semua..."

Rio menghela nafasnya yang memburu. "Oke... kamu sudah terima hadiahnya?"

"Hadiah apa?"

"Ah, sudahlah..." Rio mendudukkan dirinya di tepi ranjang. Kepalanya sakit karena hatinya di landa kebimbangan. Di satu sisi, Rio juga kesal karena tidak melihat raut bahagia di wajah Arin. Seharusnya, Arin datang memeluknya karena dia sudah meminta maaf kan? Ya paling tidak, Arin berterima kasih karena dia telah mengirimi set perhiasan kesukaan Arin dan buket permintaan maaf darinya. Rio mencoba mengabaikan hal tersebut dan kembali bicara.  "Aku mau bicara sama kamu," ucap pria itu santai.  "Aku akan atur jadwal tidurku bersama kamu dan Andini."

Bittersweet Marriage Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang