Yang mau baca cepat, pdf dan ebooknya ready ya.. di kbm aplikasi jg tersedia
Order pdf via wa di 089633021705
Ebook ada di playstore... alhamdulillah, ebook masuk 15 besar di Terlaris 🎉🎉🎉🎉
Thank you atas dukungannya, atas doa2 baiknya.. semoga kita semua sehat selalu ya teman2 😗
Bittersweet Marriage tersedia versi ebook/kbm aplikasi ya...
Pdf juga ready dan bisa di order via wa di https://wa.me/+6289633021705 (klik link WA di bio agar terhubung langsung ke WA saya)
Dapatkan promo spesial dari author untuk pembelian pdf!!
Happy reading
***
"Papa pasti nge-prank, Van!" Gavin tertawa saat mampu menguasai rasa terkejutnya, juga untuk sekedar mencairkan suasana yang berubah tegang.
Sementara Giovano justru berbeda. Pria itu menatap papa, mama dan juga Arini.
"Papa nggak nge-prank, Vin. Lihat tatapan papah dan Mbak Arin!"
Senyum Gavin langsung lenyap. Tatapan dalam keduanya mengartikan dugaan yang sebaliknya. Pendapat Vano benar, jika ini prank, seharusnya tatapan mereka tak sedalam itu.
"Mas," Anggun mengeratkan jemarinya pada lengan pria itu. "Ini serius?" Bisik Anggun, bukan tak percaya hanya saja... benarkah, justru orang yang ia cari ada di dekatnya. Maksudnya, selama ini mereka pernah saling menyapa namun tak tahu apa-apa.
Abi mengangguk. "Bukankah kamu ingin bertemu dengannya, kenapa kamu nggak menyambutnya, sayang?! Dia ada di depan mata kita..." senyuman hangat suaminya semakin membuat Anggun yakin.
Anggun melemparkan tatapannya pada Arin yang terlihat terkejut mendengar pernyataan suaminya barusan.
"Maafin papa, Rin!" Ucapan bernada penyesalan itu membuat Arin menghela nafasnya berat, dada Arin terasa sesak mengetahui bahwa dia adalah putri kandung Abi Santoso? Usai berhasil menguasai perasaannya, Arin menghapus jejak air mata yang turun di pipi wanita itu sambil berdiri. Dadanya bergemuruh oleh rasa marah.
"Siapa orang yang anda suruh untuk mengawasi saya? Apa mereka adalah orang-orang yang saya kenal?"
"Ya," jawab Abi lantang. Apalagi ketika melihat kemarahan pada manik cokelat putrinya, Abi merasa sesuatu mencubit hatinya.
Apakah Arin marah?
Tak masalah, dia memang salah. Selama ini, dia bersikap seperti pecundang.
Sesak itu menghantam perasaan Arin mendengar jawaban Abi Santoso. Siapa mereka?
Banyak sekali tanya dalam benak Arin yang memenuhi kepalanya. Kemarahan ini datang karena ia merasa di bohongi!
"Siapa mereka?" Arin memberanikan diri bertanya, meski ia tahu itu akan melukainya. Orang-orang itu, kenapa mereka tega?
Abi menatap Arin yang terlihat putus asa. Pria itu sangat merasa bersalah karena telah berhasil mengguncang hidup putrinya.
"MASUK!" Perintah Abi pada seseorang.
Mereka yang ada disana memusatkan tatapannya pada pintu untuk melihat orang yang selama ini menjaga Arin.
Mbok Siti dan Lukman datang bersamaan dengan tatapan bersalah dari keduanya.
Arin sendiri terkejut, wanita itu membekap mulutnya saking tak percaya dengan apa yang telah dia lihat.
"Aku menugaskan mereka untuk menjagamu. Mengabarkan keadaanmu serta apapun yang terjadi di rumahmu..."
KAMU SEDANG MEMBACA
Bittersweet Marriage
RomanceRio Dewangga yakin bahwa ia tidak pernah berkhianat, meski nyatanya seorang Andini hadir di kehidupan rumah tangganya bersama Arin untuk memporak-porandakan hidup pasangan itu. Wanita itu mengaku hamil anaknya saat Arin-wanita yang dia nikahi selam...
