Bab sebelumnya 400 vote yeay 🎉🎉🎉 makasih teman2 semuanya 🙏🙏🙏
Pdf, ebook & kbm tersedia yaa.. yg mau baca cepat boleh mampir beli 😗😗
Pdf juga ready dan bisa di order via wa di https://wa.me/+6289633021705 (klik link WA di bio agar terhubung langsung ke WA saya)
Promo bayar 100k dpet 13 pdf mau? Bisa chat via wa yaa di 089633021705/088973689642
Cuma bayar 100k dpet 13 judul, promo ini hanya sampai tgl 31 desember saja yaa... list judul nanti sy kirim yaa...
Maaf yaa, kalo partnya acak....
***
"Om Lukman, boleh nanya nggak?" Tanya Azzura ketika mereka di perjalanan ke tempat les piano.
"Apa, Non?"
"Om Lukman tahu papaku 'kan?" Tanya bocah itu. "Menurut Om, papaku orangnya seperti apa?"
Lukman diam sejenak, masih fokus pada setir mobil. Namun tak bisa di pungkiri bahwa Lukman merasa heran dengan pertanyaan yang baru saja keluar dari bibir Azzura Kalila. Apa ini ada hubungannya dengan pertemuan Arin dan Rio beberapa hari yang lalu?
"Baik," jawab Lukman seadanya. "Kenapa tiba-tiba bertanya?"
"Nggak apa-apa," jawab Azzura. "Oiya, Om... nanti aku ada jam tambahan. Jadi, tunggu saja di bawah ya?"
"Mendadak?"
Azzura mengangguk. "Iya, Om... nanti aku telepon deh kalau sudah selesai, biar Om bisa nyusul ke atas," jelas bocah itu.
***
Daffa dan Azzura duduk bersebrangan. Anak itu mengulas senyum pada pria di depannya.
"Ada yang ingin kamu bicarakan?"
Bocah itu mengangguk.
"Apa?" Tanya Daffa.
"Banyak. Tapi aku cuma mau memastikan saja. Kalau tanya sama mami, aku takut mami sedih," jelas Azzura.
Daffa kali ini mengangguk.
"Apa itu?"
"Apa Om Rio itu papaku?" Tanya Azzura sambil melemparkan tatapan ragu. "Om Rio datang ke toko kue mami, mereka bertemu... sedikit bertengkar, lalu mami menangis."
"Apa mereka menyinggung status? Maksud Om, menyinggung status kalian?"
"Ya," jawab Azzura cepat. "Katanya Om Rio akan melakukan tes DNA kalau mami tidak mau mengakui! Apa benar, Om? Aku sudah mencari tahu soal tes DNA di Internet, jika benar, apa artinya aku anak Om Rio?"
Daffa mengulas senyum. "Benar, Azzura. Kakakku adalah papamu, artinya.. kamu adalah keponakanku. Kamu tahu nggak? Hampir sembilan tahun kami mencari mamimu, dan selama itu pula kami nggak pernah putus asa."
Azzura berdiri lantas memeluk Daffa. "Apa ini nyata, Om?" Tanya bocah itu setelah pelukannya mengendur.
"Benar, Azzura. Sebentar, Om tunjukkan foto pernikahan mami dan papamu."
Azzura bergeser sedikit ketika Daffa menunjukkan foto di ponsel pria itu. Daffa masih menyimpan beberapa di hapenya. Dan beberapa foto ketika mereka bertiga. Arin, Rio dan Daffa.
Azzura berdecak kagum ketika melihat foto-foto yang di tunjukkan oleh pria itu padanya.
"Benar, kalian adalah keluargaku..." kata bocah itu. "Kenapa mami pergi?"
"Om nggak bisa menjelaskan hal itu sama kamu, Azzura," jawab Daffa.
"Kenapa?"
"Karena itu hak mami atau papa kamu... hmm, sejujurnya, ada banyak salah paham. Nanti kalau kamu sudah besar, Om jelaskan..."
KAMU SEDANG MEMBACA
Bittersweet Marriage
RomanceRio Dewangga yakin bahwa ia tidak pernah berkhianat, meski nyatanya seorang Andini hadir di kehidupan rumah tangganya bersama Arin untuk memporak-porandakan hidup pasangan itu. Wanita itu mengaku hamil anaknya saat Arin-wanita yang dia nikahi selam...
