-47-

650 84 56
                                        

"ayo, kita temuin Lilis dulu" ajak mamah Dewi sambil menggiring Abbyanza menuju rumah Lilis, meninggalkan para warga yang kini mulai kembali bergosip.

Saat didalam rumah, Abbyanza disambut dengan ramah oleh keluarga Lilis. Bahkan, Teni yang awalnya berniat nyinyir, kini malah terperangah saat melihat Abbyanza.

"Abbyanza"

Pekikan itu membuat Abbyanza dan semua orang menoleh, disana ada Lilis yang berdiri di ambang pintu kamar lengkap dengan riasannya sebagai seorang pengantin.

"Lis" pekik Abbyanza, lalu keduanya berpelukan dengan tubuh bergerak ke kanan kiri.

"kangen" pekik keduanya tertahan, membuat orang-orang yang ada di dalam rumah ikut tersenyum.

"lo cantik banget gilaaaa, sumpah ga boong" puji Abbyanza histeris

Lilis senyum malu-malu
"berkat kamu"

"aku ga di ajak? Ikutan dong"

Keduanya langsung menoleh

"YUN!!!"

Lalu ketiganya kembali berpelukan melepas rindu, sudah lama mereka tidak bertemu seperti ini karena kesibukan Abbyanza.

"rombongan pengantin pria sudah datang"

Pemberitahuan itu membuat obrolan ketiga sahabat itu terhenti.

"ciee, yang bentar lagi jadi seorang istri" goda Yuyun

"ciee, yang ntar malem mau mantap-mantap" tambah Abbyanza dengan alis naik turun

"kalian apasih ah" cicit Lilis malu-malu yang disambut tawa oleh keduanya.

Lalu Abbyanza sama Yuyun menjadi pengiring Lilis menuju pelaminan, disana ada Fahrul yang menatap Lilis penuh puja.

Tanpa menunggu lama, acara akad pun dimulai. Abbyanza duduk diapit mamah Dewi sama Yuyun dan Chandra,  dibelakang mereka ada Sidik, Jujun, sama si triple A yang baru datang. Sedangkan ayah Danu duduk di samping meja akad, menjadi saksi dari pihak Lilis.

Mamah Dewi menggenggam sebelah tangan Abbyanza, ibu Kades tercinta kita ini benar-benar menyesali perbuatannya dulu dan terpantau mulai bucin sama calon menantunya ini.

"coba aja si aa' ada disini ya neng" bisik mamah Dewi pada Abbyanza

"katanya sebulan lagi ya, mah" balas Abbyanza sambil berbisik pula

Mamah Dewi mengangguk
"itu pun kalo proyeknya beneran beres"

Azka telah menjadi seorang Arsitek, dan kini ia dalam proyek pembangunan di luar kota. Jadi selama enam bulan ini Abbyanza sama Azka LDR, dan bulan depan Azka baru akan pulang.

"bagaimana saksi, sah?" tanya pak penghulu

"SAH!!!"

"alhamdulillah"

Lalu pak penghulu membacakan doa untuk kedua mempelai pengantin yang kini telah sah menjadi sepasang suami istri, dilanjut dengan acara saweran. Setelah itu para tamu di persilahkan memberikan ucapan selamat, termasuk Abbyanza dan kawan-kawan yang kini mulai menaiki pelaminan.

"aaaaaaaa, congrats bestie. Semoga SAMAWA" ucap Abbyanza dengan tulus
"jangan lupa bikin dedek bayi yang banyak" lanjutnya sambil berbisik

"apasih" cicit Lilis tersipu
"makasi yaa, buat semuanya"

Abbyanza senyum lebar dan mengangguk, lalu bergeser ke arah Fahrul.
"yo bro" sapanya sambil bertos ria
"Lis, gue rangkul suami lo boleh ga?"

"sampe pelukan juga gapapa, ga ada yang bisa di cemburuin dari kamu mah" gurau Lilis sambil tergelak

ABBYANZATempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang