Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
"JAEMIN WOY! BH GUE LO KEMANAIN ANJING!" teriak Winter
"Apasih Yang? Gue gak ada nyentuh dalaman lo" jawab Jaemin.
"TERUS KALO BUKAN LO SIAPA?! GAK MUNGKIN KOLOR IJO! TU BH GUE YANG ILANG WARNA PINK!" jujur saja Jaemin ingin menyumpel mulut Winter dengan kain agar istrinya itu bisa diam.
Suara Winter benar-benar memenuhi rumah, telinga Jaemin terasa panas sekali mendengar suara itu.
"Lo cari bagus-bagus dulu di kamar mandi, suara lo kecilin gak enak di denger tetangga" ujar Jaemin.
"KALO GAK KETEMU! LO HARUS TEMENIN GUE KE DUKUN, CURIGA GUE ADA MALING MESUM!" Winter pergi meninggalkan ruang tamu.
"Sumpah tuh mulut pengen gue sumpel! Emangnya gak bisa ngomong tanpa teriak-teriak? Heran gue liat tuh cewek" gerutu Jaemin.
"NGOMONG APA LO? HAH!!" teriak Winter dari kamar mandi, ternyata pendengaran Winter sangat baik.
"Dimana sih anjir! Masa bh bisa ilang sendiri!" gerutu Winter karena dalamannya belum dapat ia temukan.
"Eh" Winter sepertinya melihat sesuatu berwarna pink di dalam tempat sampah.
"JAEMIN ANJING! LO BUANG BH GUE! HAH!" teriak Winter.
"Oh itu punya lo? Gue pikir punya siapa jadi gue buang" jawab Jaemin dari ruang tamu, ia baru ingat semalam ia membuang dalaman ke dalam tong sampah saat ia sedang mandi.
"YA PUNYA GUE LAH BEGO! CEWEK DI RUMAH INI KAN CUMA GUE! LO TAU GAK INI TUH BH GUE YANG PALING MAHAL!" Winter keluar dari kamar mandi menghampiri Jaemin dengan wajah santainya padahal wajah Winter sudah merah padam.
"KELUAR LO! MALAM INI LO GAK BOLEH TIDUR DI RUMAH!" Winter menarik Jaemin dari sofa dan mendorong Jaemin keluar lalu mengunci pintu.
"Yah, Win jangan gini dong. Gue minta maaf, please bukain, dingin disini Yang" Jaemin mengetuk dan mencoba membuka pintu yang memang dikunci oleh Winter.
"GAK ADA! MALAM INI LO TIDUR DI LUAR!" Winter pergi ke kamarnya, memakai earphone dan tidur. Jangan tanyakan Jaemin, dia benar-benar tidur diluar, Jaemin tidur di sofa yang ada di teras.