"Gausah dibahas" Renjun tau kalau sudah membahas Saras pasti akan panjang urusannya, pasti akan ada acara ngambek-ngambek-an lagi, Ningning ini emang suka mencari perkara.
"Loh kenapa? Kan gue cuma nanya kabar dia?" balas Ningning merasa tak puas dengan jawaban Renjun.
"Gausah nyari ribut deh, Ning. Gue capek habis ladenin si Haechan yang gak ada waras-warasnya, sekarang lo mai nyari ribut lagi" ujar Renjun sambil mengganti baju kaos yang digunakannya tadi ke baju kaos yang baru.
"Loh, siapa yang nyari ribut? Gue kan cuma nanya! Lo tinggal jawab!" sewot Ningning.
"Yaudah! Saras kabarnya baik, udah gue jawab! Puas?" jawab Renjun lalu membaringkan tubuhnya di samping Ningning tanpa menoleh kearah istrinya itu.
Perlu diketahui, semenjak kejadian Saras yang menginap di rumah mereka, Ningning dan Renjun jadi sekamar terus, barang-barang Ningning juga sudah dipindahkan ke kamar Renjun.
"Menurut lo dia cantik, gak?" tanya Ningning lagi.
"Gausah nyari ribut lah, Ning" Renjun mengusap wajahnya frustasi karena Ningning tak juga mau menghentikan pembahasan yang akan berujung pertengkaran itu.