🍈 - 53

3.1K 178 11
                                        

Winter mulai membuka matanya saat sinar matahari masuk melalui sela-sela gorden, ia mencari keberadaan Jaemin yang sudah tidak berada di sampingnya

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Winter mulai membuka matanya saat sinar matahari masuk melalui sela-sela gorden, ia mencari keberadaan Jaemin yang sudah tidak berada di sampingnya.

Winter mengubah posisi dirinya menjadi duduk, ia menoleh saat pintu kamar mandi terbuka dan menampilkan Jaemin yang hanya mengenakan handuk sebatas pinggang.

Jaemin tersenyum melihat Winter yang sudah bangun,
"Pagi, Yang" sapanya lalu menghampiri Winter yang sudah fokus pada ponselnya.

Cup

"Pagi, Jaem" sapa Winter balik saat Jaemin mengecup bibirnya, tangan Jaemin terangkat mengelus pelan pipi Winter.

"Pake baju dulu gih" ujar Winter dan Jaemin pun menurut. Setelah selesai memakai pakaiannya, Jaemin kembali menghampiri Winter yang sedang melanjutkan film yang semalam tidak sempat ia selesaikan.

"Sarapan, yuk" ajak Jaemin dan Winter mengangguk, Jaemin pun membantu Winter yang hendak bangkit dari kasur, karena kandungannya sudah berusia sembilan bulan membuat Winter kesulitan bangkit berdiri tanpa bantuan orang lain.

"Gue lagi pengen omelette buatan lo" ujar Winter tiba-tiba.

"Yaudah, entar gue masakin omelette khusus untuk my beautiful wife Winter" ujar Jaemin bersemangat.

"Alay lo" ketus Winter.

"Jaem, kok perut gue mules mulu ya dari tadi subuh?" tanya Winter yang memang beberapa kali terbangun karena perutnya terasa mules.

"Kok gak bangunin gue?" tanya Jaemin balik.

"Males gue, ngebangunin lo yang ada udah keburu langit terang, lo kan kebo" jawab Winter membuat Jaemin cengengesan.

"Jaem, perut gue mules banget!" Winter tiba-tiba berhenti saat mereka hampir sampai di dapur, tentu Jaemin panik melihat raut wajah Winter yang tampak kesakitan bahkan sudah dibanjiri keringat.

"Jaem" Winter bersuara getir, Jaemin mengikuti arah pandang Winter ke lantai, disana ia melihat cairan.

"Win, lo ngompol?" tanya Jaemin heboh.

"Bego banget sih, Jaem. Ketuban gue pecah goblok" umpat Winter yang sudah sangat kesakitan.

"Hah? Maksudnya?" tanya Jaemin lagi.

"GUE MAU LAHIRAN BEGO!" teriak Winter membuat Jaemin panik dan langsung menggendong Winter, Jaemin membawa Winter ke dalam mobil dan kembali ke dalam rumah untuk mengambil kunci mobil lalu mengendarai mobilnya menuju rumah rakit dengan rasa panik.

🍏🍈🍏

Kini ruangan inap Winter sudah sangat ramai karena kedatangan sahabat-sahabatnya yang langsung bergegas datang setelah mendengar kabar persalinan Winter.

Persalinan Winter sudah selesai dari dua jam yang lalu, itu sebabnya bayinya sudah diserahkan kepada mereka setelah melewati beberapa pemeriksaan terlebih dahulu.

𝐏𝐞𝐫𝐣𝐨𝐝𝐨𝐡𝐚𝐧Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang