Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Jeno, Jaemin, Renjun, dan Haechan kini tengah berkumpul di pinggir kolam kampus, mereka sedang tidak ada kelas. Namun, karena bosan mereka datang ke kampus entah untuk apa.
"Gerah banget sih" gerutu Jeno sambil mengipas-ngipas wajahnya dengan tangannya karena merasa kegerahan.
"Gak mandi ya, lo? Kita aja gak kepanasan" curiga Haechan.
"Iya, tadi gue lagi enak-enak tidur lo malah nelpon nyuruh gue buru-buru ke kampus, sampe gue gak sempet mandi!" balas Jeno, ia menatap sinis Haechan yang cengar-cengir.
"Lagian lo kenapa mau ogeb!" Jaemin menendang betis Jeno membuat Jeno meringis kesakitan.
"Lagian dia bilang ada keadaan darurat, ya gue langsung kesini lah" jawab Jeno sementara Jaemin dan Renjun sudah menatap Haechan sambil geleng-geleng melihat kelakuan Haechan yang selalu diluar nalar.
"Yaudah kalo gerah, berenang gih, mumpung lagi di dekat kolam" suruh Renjun.
"Males ah" ujar Jeno.
"Berenang gih! Bau lo!" ujar Haechan.
"Heh! Kutu kupret, gue ga mandi gara-gara lo, ya!" Jeno menendang tulang kering Haechan membuat Haechan meringis.
"Udahlah, sana lo berenang" suruh Jaemin.
"Baju ganti gue apa bego!" jawab Jeno.
"Lo kan punya baju ganti di loker" ujar Renjun mengingatkan Jeno yang lupa kalau ia sering meninggalkan baju cadangan di lokernya.
Setuju, Jeno berdiri dan hendak menjatuhkan dirinya ke kolam namun Haechan menghentikannya, ia menoleh, menaikan satu alisnya seolah bertanya mengapa Haechan menghentikannya.
"Buka baju lo bego! Masa berenang pake kaos" suruh Haechan.
"Gila lo! Maksud lo gue gak pake baju, gitu?" tolak Jeno yang merasa ide Haechan tidak baik untuk dilakukan, apalagi mereka sedang di area kampus.
"Iyalah, lagian lo kan cowok, gak masalah kali gak pake baju, asal pake celana udah aman itu" ujar Haechan.
"Bener tuh kata Haechan, entar waktu di air baju lo rusak kena kaporit, lepas aja" sahut Jaemin.
Pasrah, Jeno melepas kaos hitam yang ia pakai lalu melompat ke dalam kolam. Tanpa mereka sadari ada seorang mahasiswi yang melihat dan mengambil foto kemudian mengirimkannya di grup khusus mahasiswi kampus.
Tidak lama kolam renang mulai ramai didatangi mahasiswi-mahasiswi hanya untuk melihat Jeno, Jeno dan ketiga sahabatnya memang cukup populer di kampus karena paras mereka.