Double up!
Sebelum baca, vote dulu, lalu komen, ok thanks.
***
Taehyun, Sangmin, dan Jisung yang baru saja selesai dari latihan melihat ada rombongan Jisu yang memiliki tujuan yang sama seperti mereka yaitu ke parkiran.
"Jangan merasa sombong, tiket pertandingan kalian pasti gak akan laku tanpa adanya kami," ucap Jisu tiba-tiba membuat Taehyun memiringkan kepalanya sambil tertawa kecil setelahnya.
"Well, sebenarnya gak masalah sama sekali, lagipula di sana kami bertanding untuk mendapatkan kemenangan bukan untuk mendapatkan perhatian banyak orang, kalau ada yang menonton anggap saja itu sebagai bonus," balas Taehyun dengan santai sambil menatap malas kearah Jisu yang benar-benar bertingkah sangat kekanakan itu.
Jisu berjalan dengan cepat bersama rombongannya meninggalkan Taehyun, Sangmin, dan Jisung di sana.
"Awas kamu Taehyun, urusan kita belum selesai, jangan anggap remeh jika sudah berurusan denganku," ancam Jisu yang membuat Taehyun langsung tersenyum miring.
Dasar cowok aneh, selalu saja hobi mengancam, tapi setelah ancaman itu datang malah berbalik kearah Jisu sendiri, rencana bodoh.
"Sumpah aku masih speechless dengan tingkah kekanakan kak Jisu," ungkap Jisung yang bersandar di dinding belakangnya itu.
"Jika kalian perhatikan dari lama, kak Jisu itu memang sudah kekanakan dari dulu, selalu mau enak sendiri, asal apa yang dia inginkan dapat, dia tidak peduli dengan yang lainnya, jika rombongannya itu menjauh darinya aku yakin dia pasti bakalan hancur saat itu juga," balas Sangmin yang di setujui langsung oleh Taehyun.
Taehyun juga memikirkan hal yang sama baru-baru ini karena sebelumnya kan dia menyukai cowok itu, jadi sifat jelek Jisu ketutup karena Taehyun selalu menyukai apa yang di lakukan oleh Jisu dulu.
Sekarang sih dia beneran harus segera melakukan pensucian diri karena merasa najis sekali suka sama cowok bajingan yang sangat tempramental seperti seorang Jisu itu.
"Tapi kita gak bisa protes karena dia adalah senior," ucap Taehyun yang di setujui oleh kedua temannya itu.
Mungkin jika dia tidak bertemu Beomgyu yang sedang di bully di lorong sekolah dan dirinya tidak datang ke arena balapan, mungkin Taehyun bakalan masih suka sama Jisu lalu cowok itu juga mungkin masih tetap memimpin basket.
"Untung kamu bertemu kak Beomgyu, dia bukan seseorang yang berada di tim basket, tapi dia berhasil mengobrak-abrik tim basket sekolah kita," ungkap Sangmin yang membuat Taehyun tersenyum kecil, kenapa coba harus sama dengan apa yang dia sedang pikirkan saat ini?
"Kak Jisu dan rombongannya baru pulang sekolah gak mungkin menunggu kita selesai latihan, kan?"
"Sepertinya tidak, aku dengar tadi guru berkata anak kelas 3 harus bersiap dengan pelajaran tambahan," balas Taehyun yang segera lanjut berjalan ke parkiran sekolah.
Mereka diam disini karena malas jika masih bertemu Jisu dan rombongannya di parkiran sekolah.
Tidak seperti Beomgyu yang mengeluarkan handphonenya sambil membuka kameranya merekam apa yang sedang di lakukan cowok kekanakan itu ke motor adik kelasnya.
"Lihat, ada seorang pangeran baik hati yang sedang melakukan sesuatu ke motor Taehyun," ucap Beomgyu yang tentu saja sangat menyindir sekali saat ini.
Jisu langsung menoleh kearah belakangnya dan tepat sekali di sana Beomgyu yang masih merekam apa yang sedang di lakukan olehnya.
"Sialan, apa sih masalahmu? Ini gak ada hubungannya denganmu cupu."
"Tentu saja ada, aku akan mengungkapkan tingkah lakumu selama di sekolah ke anak-anak sekolahan yang lain, anggap saja itu tugasku," balas Beomgyu sambil memasukkan kembali handphonenya ke saku jasnya.
KAMU SEDANG MEMBACA
Truthfully -beomtae✔
FanfictionBeomgyu dan Taehyun memiliki sikap yang berbeda di sekolah dan di luar sekolah. #1 in beomtae || 170623 #1 in taehyun || 240623 #1 in txt || 060723 ➡️11.06.23 28.08.23⬅️ ©2023
