Double up!
Sebelum baca, vote dulu, lalu komen, ok thanks.
***
Tangan Taehyun meraih bola basket di hadapannya sambil berjalan kearah anggotanya yang lain.
Ada Jisung dan Sangmin yang sedang duduk di pinggir lapangan istirahat sejenak sebelum mereka latihan lagi nanti.
"Oh iya kesini," ucap Taehyun sambil menyuruh adik kelasnya itu agar mendekat kearahnya.
"Ah iya kak, kenapa?" tanya adik kelasnya saat sudah berada di depan Taehyun.
Taehyun memberikan bola basketnya itu ke tangan adik kelasnya.
"Pegang, lalu coba melakukan gerakan seolah-olah kamu mau shoot," perintah Taehyun membuat Intak yang sedang di suruh oleh Taehyun itu menurut.
Dia mulai memberikan gerakan seperti apa yang diinginkan oleh seniornya itu.
Jisung, Sangmin, dan yang lainnya cuma bisa memperhatikan.
Taehyun tau adik kelasnya itu berpotensi menjadi point guard makanya Taehyun seperti memberikan saran saat ini.
"Salah, posisimu salah," balas Taehyun sambil memegang tangan adik kelasnya lalu mengubah posisi tangan adik kelasnya itu.
"Eh kita lagi di evaluasi?" tanya para juniornya yang mendadak cemas sendiri.
Soalnya dulu pas Jisu menjadi kapten, cowok itu tiba-tiba melakukan evaluasi padahal cowok itu saja seperti niat gak niat melatih mereka padahal tuh cowok kapten.
Mau menyebarkan rahasia Jisu, tapi bukannya dapat dukungan, mereka bakalan di hujat oleh penggemar Jisu.
Makanya anak-anak basket pada diam saja saat ini, sadar jika popularitas mereka gak sebesar senior mereka.
Walaupun sekarang kapten baru mereka popularitasnya sudah menyamai Jisu.
"Menurutku tidak, Taehyun saat ini bukan sedang evaluasi, dia hanya mau mengajarkan Intak menjadi point guard yang bagus," jawab Jisung yang nimbrung di percakapan adik kelasnya itu.
Para juniornya langsung kikuk sendiri, ya tetap saja mereka itu harus sopan sama senior walaupun Taehyun bilang gak ada senioritas di antara mereka.
Lagi-lagi mereka ingat dengan kelakuan Jisu saat itu, cowok itu gila hormat sekali.
Keburukan Jisu sebenarnya ada banyak sekali ketika di ekskul basket.
Taehyun saja yang dulu bodoh gak memperdulikan hal itu dan malah suka sama Jisu.
Kalau ada yang tau mungkin Taehyun sangat malu sekali, Beomgyu yang tau rahasia Taehyun saja sudah buat Taehyun sangat malu, ya sekarang sih Taehyun sukanya sama Beomgyu sih.
"Soalnya kamikan gak selamanya main basket, tahun ketiga nanti kami bakalan fokus belajar," balas Sangmin yang langsung di setujui oleh Jisung.
Bisa di katakan juga jika Taehyun itu seperti mencari kapten yang cocok untuk menggantikannya nanti.
"Okei, sekarang shoot."
Intak segera melempar bola di tangannya ke ring yang gak terlalu jauh darinya.
Bola itu langsung masuk membuat Taehyun hanya tersenyum kecil sambil mengangguk.
"Bagus, jangan lupakan gerakannya tadi dan kamu itu seorang point guard jangan takut untuk membuat formasi baru apalagi di saat posisi mendesak," saran Taehyun sambil menepuk-nepuk bahu adik kelasnya itu.
"Thanks kak atas sarannya."
"Yoi."
Taehyun segera duduk kembali di antara Jisung dan Sangmin.
KAMU SEDANG MEMBACA
Truthfully -beomtae✔
FanfictionBeomgyu dan Taehyun memiliki sikap yang berbeda di sekolah dan di luar sekolah. #1 in beomtae || 170623 #1 in taehyun || 240623 #1 in txt || 060723 ➡️11.06.23 28.08.23⬅️ ©2023
