Double up!
Sebelum baca, vote dulu, lalu komen, ok thanks.
***
Taehyun menatap kearah Beomgyu yang dari tadi memainkan handphonenya.
"Kakak ada kegiatan malam ini?"
"Begitulah," balas Beomgyu yang masih fokus menatap handphonenya sebelum dia memasukkan handphonenya tersebut kembali ke saku celananya.
Matanya melirik kearah Taehyun yang masih betah di posisi duduk dengan bantal yang dia buat sebagai sandarannya.
"Satu arah dengan jalan di rumahku?"
"Entah, aku saja tidak tau letak rumahmu, tapi kalau melihat kamu yang lewat perempatan tadi, sepertinya tempat yang aku kunjungi melewati rumahmu," balas Beomgyu yang membuat Taehyun hanya mengangguk di sana.
Entah cowok itu mau pergi kemana, tapi dia merasa kebetulan dan cukup beruntung bisa bertemu dengan Beomgyu di saat keadaannya baru saja di buat gila oleh Jisu dan rombongan seniornya di basket itu.
Lalu mata Taehyun dan Beomgyu terfokus kearah pintu kamar ini yang terbuka, ada mamanya dan juga Keeho yang baru saja masuk.
Keeho langsung berdiri tidak jauh dari Beomgyu, Beomgyu juga memilih untuk mundur karena mama Taehyun sedang melihat kondisi anaknya itu.
Taehyun melirik kearah Beomgyu dan Keeho yang tampak kikuk ketika ada mamanya yang baru saja datang ke kamarnya ini.
Tadi mamanya datang bersamaan dengan Keeho, lebih jelasnya sih cowok itu yang mengantar mamanya kesini.
Entah apa yang dibicarakan oleh Keeho ke mamanya, intinya sekarang dari tadi mamanya berterima kasih mulu kepada Beomgyu dan Keeho.
"Sama-sama tante, lagipula sebagai teman kami harus saling membantu," balas Beomgyu yang di setujui langsung oleh Keeho.
Gak tau mau ngomong apaan jadi dia setuju-setuju saja dengan omongan Beomgyu.
Teman ya? Taehyun jadi tau kalau dirinya selama ini berteman dengan Beomgyu, kan dia berpikir dia gak ada hubungan apapun sama kakak kelasnya itu.
Kenalan juga gak pernah, tiba-tiba sudah saling ngobrol aja.
"Berapa total biayanya tadi? Tante bakalan ganti sekarang, berapa nomor rekeningmu?" tanya mamanya membuat Beomgyu reflek menggelengkan kepalanya.
Sudah jelas sekali kalau biaya kamar saat ini sudah di bayar oleh Beomgyu, kelihatan cowok itukan banyak uang, begitu juga dengan Keeho.
Kalau gak punya banyak uang, mana berani mereka nekat ikut balapan terus.
Balapan begitukan pasti selalu ada hadiahnya dan hadiahnya tentu saja pasti besar.
"Gak perlu tante, lagipula biayanya gak seberapa, tante tinggal lanjut bayar untuk biaya besok dan seterusnya saja," balas Beomgyu sambil tersenyum kearah mama Taehyun.
Wanita paruh baya di hadapannya tampak ragu dengan hal itu, namun Beomgyu memastikan kalau biaya tadi serius tidak perlu di ganti sama sekali.
"Santai aja tante, dia ini anak orang kaya, uangnya gak bakalan habis," celetuk Keeho sambil menepuk bahu temannya, hal tersebut tentunya membuat Beomgyu menatap datar kearah dirinya itu.
Keeho langsung mengalihkan tatapannya saat itu juga.
"Baiklah, terima kasih ya."
Beomgyu mengangguk, "Kalau begitu kami permisi ya tante."
Taehyun melihat mamanya yang mengangguk membuat Beomgyu dan Keeho langsung berjalan keluar dari pintu kamar ini.
Berbeda dengan mamanya yang berjalan mendekat kearahnya sambil menarik sebuah bangku dan duduk di sana.
KAMU SEDANG MEMBACA
Truthfully -beomtae✔
FanficBeomgyu dan Taehyun memiliki sikap yang berbeda di sekolah dan di luar sekolah. #1 in beomtae || 170623 #1 in taehyun || 240623 #1 in txt || 060723 ➡️11.06.23 28.08.23⬅️ ©2023
