10. Capteen.

6K 734 157
                                        

Double up!

Sebelum baca, vote dulu, lalu komen, ok thanks.

***
Sebenarnya Taehyun senang jika Jisu memilih untuk keluar dari tim basket sekolahnya, tapi kenapa harus dia juga yang menjadi kapten tim basket coba?

"Fine, aku keluar dari basket sekarang hapus rekaman itu," ucap Jisu yang membuat Beomgyu langsung menghapus rekaman tersebut dari handphone Keeho.

"Sudah, kamu bisa melihatnya sendiri tidak ada lagi rekaman itu disini," balas Beomgyu sambil menunjukkan layar handphone milik Keeho ke depan muka Jisu yang lebam akibat ulahnya tadi.

Jisu merampas handphone tersebut, dia gak sepercaya itu dengan Beomgyu.

Jadi dia memeriksa sendiri, Beomgyu cuma memutarkan kedua bola matanya, Jisu melihat sudah tidak ada lagi videonya itu.

"Jangan lupakan mereka juga merekam tindakanku juga bukan?" ucap Jisu sambil melirik kearah beberapa orang rombongan Beomgyu.

Beomgyu mengambil semua handphone milik temannya dan meletakkannya ke atas meja agar bisa di lihat satu persatu oleh cowok kekanakan di hadapannya itu.

Tidak ada lagi rekaman dia memukul Taehyun tadi di handphone mereka.

Lantas Jisu langsung menggandeng pacarnya untuk segera pergi dari kafe bersamaan dengan para temannya.

Mata Taehyun melirik kearah Jisu yang sudah berjalan pergi bersama para seniornya yang lain keluar dari kafe tentunya.

Jangan lupakan tatapan Jisu yang menatapnya dengan tajam itu, cowok itu pastinya gak akan semudah itu menerima dirinya di permalukan oleh Beomgyu dan oleh dirinya tadi.

Pasti ada saja rencana yang di lakukan oleh Jisu untuk membalas kelakuannya di sekolah nanti.

Bisakah sih dia hidup tenang selama di sekolah, cukup tingkah palsunya saja di sekolah yang menyusahkan dirinya.

"Kenapa kakak malah menyuruhku untuk menjadi kapten coba?" tanya Taehyun langsung sambil berhadapan dengan Beomgyu.

Tangan Beomgyu langsung menyentil dahi Taehyun menggunakan jarinya.

"Sudah syukur di bantuin," balas Beomgyu sambil melihat Taehyun yang sedang mengusap cepat dahinya yang baru saja di sentil olehnya itu.

Beomgyu lalu melirik kearah anak-anak basket yang sepertinya satu angkatan dengan Taehyun.

Mereka resmi menjadi senior tanpa ada senior dari tahun kemarin, bukankah lebih bagus formasi seperti ini.

Mata Beomgyu lalu melirik kearah cewek yang merupakan manajer tim basket, kata teman-temannya sih cewek itu menyukai Taehyun.

Tidak peduli juga sih, cewek itu sepertinya menyukai semua cowok, terbukti mata cewek itu menatapnya terus dari tadi, bukan menatap karena marah akibat ulahnya semua senior di tim basket keluar.

Namun tatapan seperti menyukainya, Beomgyu sering mendapatkan tatapan seperti itu ketika dirinya berada di arena balapan.

"Kita bebas dari mereka Taehyun, seharusnya kita memang berterima kasih ke kakak kelas ini," ucap Sangmin sambil menoleh kearah Taehyun sebelum dirinya kembali menoleh kearah Beomgyu.

Wajar sih jika adik kelasnya itu tidak mengenalnya mengingat diakan seorang cupu di sekolah.

Jika ada yang kenal saja sepertinya kenalnya juga karena gak sengaja.

"Dia punya nama ya, namanya itu Choi Beomgyu," ucap Keeho ketika melihat adik kelasnya yang bisa-bisanya tidak kenal sama Beomgyu.

Ya, sebenarnya gak bisa bingung juga karena penampilan Beomgyu memang berbeda sekali dari di sekolah.

Truthfully -beomtae✔Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang