Sebelum baca, vote dulu, lalu komen, ok thanks.
***
Seperti apa yang di katakan oleh Keeho kemarin, mata Taehyun bisa melihat nama pacarnya yang menjadi peringkat pertama pararel di angkatannya itu.
Semua anak-anak sekolahan pada berada di mading sih, sama seperti Taehyun, Taehyun melirik kearah namanya yang tepat sekali di urutan pertama dengan nilai yang agak cukup jauh dari peringkat keduanya.
"Untung nilai uts ku aman, jadi kalau nilai uas ku anjlok masih bisa ke bantu sama nilai uts," ucap Sangmin yang berada di sebelah Taehyun.
Ada Jisung juga saat ini yang melihat nilainya terlihat baik-baik saja gak anjlok sama sekali.
Soalnya gak ada alasan untuk mereka gak belajar mengingat kegiatan ekskul mereka saja di hentikan dulu fokus uts.
Selalu seperti itu, nanti pas uas malah kegiatan mereka malah tampak di hentikan dengan waktu yang cukup lama.
"Bego ih, penilaian uas lebih mengerikan di banding uts, jadi belum tentu nilai uts mu bisa membantumu nanti," balas Jisung yang membuat Taehyun tertawa kecil mendengar balasan temannya itu.
Apalagi ekspresi Sangmin tampak sebal mendengar balasan Jisung yang kenyataannya memang fakta.
"Gapapa, kan kalau ada remedial ada Taehyun yang siap membantu ya, kan?"
"Iya," balas Taehyun yang berjalan menjauh dari mading bersama dengan kedua temannya itu.
"Tapi aku lebih ngeri sama nilai kak Beomgyu tadi sih, soalnya beneran jaraknya lebih jauh dari nilai Taehyun sama nilai anak cewek kelas sebelah," ungkap Jisung yang tadi memperhatikan nilai pacar temannya itu.
Taehyun saja masih mempertanyakan kapan pacarnya belajar ya? Cowok itukan kebanyakan balapan di banding belajarnya, walaupun saat belajar bersama ketika di rumah Beomgyu, pacarnya memang kelihatan fokus sekali.
"Pacarmu hobi belajar?"
"Enggak," balas Taehyun langsung sambil membuka handphonenya ketika ada pesan masuk dari grupnya.
Grup ekskul basket lebih jelasnya, di sana manajer timnya memberitahu kalau jadwal ekskul kembali seperti semula karena masa uts sudah selesai.
Taehyun bakalan kembali sibuk, apalagi bakalan ada turnamen lagi, pasti berakhir dengan dirinya pulang malam-malam lagi.
"Turnamen antar sekolah ya?"
"Iya," balas Taehyun sambil kembali memasukkan handphonenya ke saku jasnya.
Turnamen semacam itu membutuhkan waktu lama, seminggu mungkin walaupun jadwal pertandingannya gak akan menganggu waktu sekolah sama sekali.
Karena di adakan saat malam, sedangkan pulang sekolah saja sore.
Kecuali anak kelas 12 sih, mereka sudah mulai pulang malam sejak hari ini.
Dan kelihatan sekali dari tadi gak ada anak kelas 12 yang berkeliaran di koridor sekolah.
Semuanya pada fokus berada di kelas mereka masing-masing.
Makanya Taehyun menolak untuk di antar jemput oleh pacarnya, karena jika dia bawa motor sendiri, dia bisa pulang tanpa menunggu pacarnya selesai dengan kelas tambahannya.
Enakan juga baca novel di rumah di bandingkan berada lama di sekolah.
"Sialan, pelatih minta kita langsung latihan hari ini," ucap Sangmin ketika melihat pesan lanjutan yang diberikan oleh manajer timnya itu.
Taehyun hanya tersenyum kecil, "Resiko kita juga sudah hampir 2 mingguan gak latihan, bisa-bisa skill kita dan yang lainnya jadi menurun."
Baru saja mereka mau lanjut berjalan, mata mereka malah melihat anak-anak kesehatan yang berjalan cepat sambil bawa tandu naik ke lantai atas dimana kelas 12 berada.
KAMU SEDANG MEMBACA
Truthfully -beomtae✔
FanfictionBeomgyu dan Taehyun memiliki sikap yang berbeda di sekolah dan di luar sekolah. #1 in beomtae || 170623 #1 in taehyun || 240623 #1 in txt || 060723 ➡️11.06.23 28.08.23⬅️ ©2023
