18. Call.

5.3K 690 254
                                        

Sebelum baca, vote dulu, lalu komen, ok thanks.

***
Karena kebetulan hari ini adalah hari minggu, jadi Taehyun gak perlu memikirkan tentang sekolah.

Mamanya pergi keluar untuk membeli sarapan, tidak sepertinya yang mendapatkan sarapan dari rumah sakit,

Sebenarnya dia gak terlalu membutuhkan infusan karena dia merasa baik-baik saja, dia masih tetap nafsu makan, tapi tubuhnya memang terasa sakit saja karena jatuh.

Jangan lupakan tangan dan kakinya yang menjadi lecet itu, untungnya gak ada jadwal pertandingan basket dalam beberapa minggu ke depan nanti.

Palingan dia hanya menonton para anggotanya latihan mengingat dirinya adalah seorang kapten tim basket sekolahnya.

Dia melirik kearah tv yang sedang menayangkan kartun, dia jarang menonton tv karena dia sibuk sekali sekolah.

Pergi pagi lalu pulangnya selalu hampir malam, mengingat sekolah pulangnya sampai sore.

Belum lagi yang kelas 12 akan segera mendapatkan pelajaran tambahan bisa-bisa mereka bakalan pulang jam 7 atau 8 malam nanti.

Tangan Taehyun meraih handphonenya dia melihat grup kelasnya yang mengirimkan jadwal uts yang akan segera datang.

Sial, bisa-bisa baru pulang dari rumah sakit dirinya harus kembali fokus dengan ujian pula.

Taehyun kan seimbang selama di sekolah, unggul di basket dan juga unggul di pelajaran sekolah.

Untuk bagian pelajaran sekolah, dia memang dari hati, bisa dikatakan dia pintar karena dia belajar dengan niatnya sendiri.

Bukan seperti masuk ekskul basket itu karena keinginan papanya.

Papanya tidak peduli dia mau masuk ekskul apa yang penting berbau olahraga, mau Taehyun masuk renang, voli, sepak bola, atau yang lain papanya itu pasti akan bangga kepadanya.

Pernah saat itu dirinya di ajukan masuk dalam tim olimpiade, namun Taehyun menolak, itu menyusahkan dirinya bahkan membuat dirinya semakin di kenal oleh anak-anak sekolahnya.

Walaupun pada akhirnya semua orang tau kepada Taehyun, kecuali kakak kelasnya itu.

Heran Beomgyu selama di sekolah apakah hanya di kelas dan menjadi korban bully saja sampai gak pernah melihat dirinya?

Tapi bukan berarti Taehyun pengen di lihat oleh Beomgyu sih saat selama di sekolah.

Dia hanya mempertanyakan saja, dia beneran gak pernah ketemu sama Beomgyu selama di sekolah, sekalinya bertemu malah pas cowok itu di bully oleh anak-anak kelasnya sendiri.

Miris, Beomgyu malah berkata itu realistis dan biasa aja ketika di bully, cowok itu masokis.

Kenapa sekarang malah membahas tentang Beomgyu sih, Taehyun langsung kembali melihat jadwal utsnya.

Lalu dia mulai mengetik sesuatu di grup basketnya.

Berkata kalau mereka gak akan latihan selama uts di adakan, biar mereka pada fokus belajar tapi gak meyakinkan sih jika mereka bakalan belajar.

Setidaknya Taehyun sudah mengabarkan mereka.

Taehyun baru meletakkan handphonenya, namun dia melihat ada notifikasi lagi yang muncul di handphonenya.

Tangannya segera meraih handphonenya tersebut.

Ternyata ada panggilan dari Sangmin dan ada Jisung juga di sana.

Dia segera mengangkat panggilan tersebut.

"Yo, ngumpul yok."

"Tumben banget ngajak ngumpul," balas Jisung ketika mendengar ajakan Sangmin barusan.

Truthfully -beomtae✔Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang