22. Change.

5.1K 667 234
                                        

Double up!

Sebelum baca, vote dulu, lalu komen, ok thanks.

***
Suasana di kelas XII Ips 1 benar-benar terasa memanas, apalagi dengan perubahan Beomgyu barusan.

Cowok itu tampak tersenyum sambil menunggu Jisu membalas pukulannya.

"Bagaimana ini tidak berhasil terus memukul mainannya sendiri?" ejek Beomgyu sambil mengelak ketika pukulan Jisu terus menerus mengarah ke muka dan tubuhnya.

Bukannya Beomgyu yang di pukul, malah Jisu yang lagi-lagi di hantam dengan pukulan oleh Beomgyu, dia sudah tidak peduli dengan peraturan sekolah, lagipula dia juga sudah kelas 12.

Dia tidak butuh lagi menjadi siswa yang teladan, untuk apa juga?

Anak-anak kelas ini ada yang berencana untuk membantu Jisu, namun sudah di peringatkan duluan oleh Jisu.

"Jangan coba-coba untuk membantuku, aku akan mengalahkan cowok cupu ini sendiri, dia hanya perlu di jinakkan lagi agar kembali patuh dengan majikannya," ucap Jisu sambil mengusap darah yang mengalir dari sudut bibirnya.

Beomgyu ketika mendengar itu cuma mengernyitkan alisnya sambil tersenyum miring.

Cowok itu walaupun di posisi gawat seperti ini tetap bisa ya menyombongkan diri, kepercayaan diri cowok ini memang patut di acungi jempol, tapi sayangnya dia gak akan pernah menjadi mainan cowok itu, bahkan gak akan pernah menjadi mainan Jisu.

Beomgyu yang sengaja terlihat bengong bisa memperhatikan gerakan Jisu yang kembali mengarahkan pukulan ke dirinya, sayangnya Beomgyu tidak bego, diakan memang sengaja kelihatan bengong.

Pukulan tersebut langsung di balas oleh Beomgyu ke perut Jisu, Jisu langsung mundur sambil memegang perutnya, dia terlihat sekali terengah-engah hanya melawan Beomgyu.

Lemah, apa hebatnya cowok ini sampai bisa memiliki banyak penggemar begitu?

Berbeda dengan Keeho yang keluar dari kelasnya melihat keramaian dari kelas Beomgyu, aneh ada apaan coba?

Lalu dia juga melihat ada Taehyun yang sedang menaiki tangga.

"Ngapain kamu disini? Bukannya masih di rumah sakit," tanya Keeho yang membuat Taehyun menoleh.

"Aku pulang kemarin, oh iya terima kasih atas bantuannya saat itu," balas Taehyun sambil menunduk pelan ke Keeho.

Oh cowok yang sopan, wajar jika Beomgyu kelihatan agak perhatian sama adik kelasnya ini.

"Lagipula aku bingung kenapa kamu bisa di kelas 12."

"Ah wali kelasku memintaku untuk mengambil bukunya yang ketinggalan di kelas kak Beomgyu," balas Taehyun sambil berjalan menuju ke kelas kakak kelasnya itu dengan diikuti oleh Keeho.

Matanya kelihatan bingung kenapa bisa ada keramaian di depan kelas ini.

"Kakak tau itu kenapa?"

"Entah, palingan ada yang berantem," balas Keeho yang dibalas dengan anggukan oleh Taehyun.

Benar juga sih, walaupun di kelas itu ada Jisu dan juga ada Beomgyu, Taehyun sepertinya gak perlu berpikiran aneh-aneh, gak mungkin kan yang berantem saat ini adalah Beomgyu dan Jisu?

Dia berjalan dengan cepat diikuti oleh Keeho, saat sampai di kelas ini Taehyun melihat apa yang sedang terjadi dan itu jelas sekali sama seperti apa yang dia pikirkan sebelumnya.

Ada Beomgyu dan Jisu yang sedang berantem di sana tanpa di pisahkan oleh anak-anak kelas bego ini.

Berbeda dengan Keeho yang melipat kedua tangannya ke dada saat melihat temannya yang berhasil membuat Jisu babak belur itu.

Truthfully -beomtae✔Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang