24. Canteen.

5.2K 671 224
                                        

Sebelum baca, vote dulu, lalu komen, ok thanks.

***
Mata Taehyun melirik kearah dua temannya yang mengajaknya makan bersama di kantin, apalagi mereka juga dari tadi memegang tangannya padahal buat apa coba? Dia itu bisa jalan tau.

"Ayolah aku bukanlah seorang kakek-kakek sampai jalan saja harus di bantu oleh kalian," ucap Taehyun namun tetap saja Sangmin dan Jisung mengabaikan ucapan kapten mereka itu.

Terserah mereka deh, yang perlu Taehyun harus ingat, dirinya gak boleh melompat dulu, nanti langsung jatuh seperti di lapangan tadi.

Walaupun gak ada yang menertawakan dirinya sih, soalnya kan Taehyun memang sudah izin gak ikutan olahraga, itu saja dia hanya mencontohkan shoot 3 poin ke anak-anak kelasnya.

"Lagipula kenapa kamu sudah pulang coba?"

Kenapa pertanyaan ini selalu muncul di telinganya coba? Dirinya itu baik-baik saja, ok? Makanya dia memilih untuk pulang.

"Karena aku sudah baik-baik saja," balas Taehyun lalu dia segera duduk, tidak dengan Sangmin dan Jisung.

Dua cowok itu berniat untuk mengambil makanan, termasuk makanan Taehyun juga.

"Ayolah aku bisa ambil makananku sendiri."

"Bukanlah lebih baik kamu duduk saja? Sekalian jaga meja ini," balas Jisung yang di setujui oleh Sangmin.

Taehyun hanya mendengus, jagain meja? Emangnya meja ini mau di ambil orang apa.

Dua cowok itu langsung berjalan pergi mengantri mengambil makanan mereka.

Di kantin ini makanannya sudah di siapkan oleh koki sekolah, makanya makanannya bakalan sudah di siapkan oleh mereka, menunya juga bakalan berubah-ubah setiap hari.

Makanya dua cowok itu asal langsung mengantri saja di sana meninggalkan Taehyun yang cuma duduk menunggu dua temannya itu.

Lalu dia melirik kearah pintu kantin ini, di sana ada Beomgyu yang muncul dengan Keeho dan yang lainnya, oh cowok itu sudah tidak terlihat seperti cowok cupu yang tidak punya lagi.

Stylenya memang tidak berubah yang berubah hanya Beomgyu sudah ada teman untuk ke kantin.

Taehyun memilih untuk menoleh kearah lain, dia masih malu atas omongannya tadi pagi soal dia mengajak Beomgyu ke toko buku itu, sial dia mengatakannya tanpa malu lagi.

Dan bisa-bisanya cowok itu mau-mau aja mengikuti ajakannya tadi.

Muka Taehyun langsung memanas hanya memikirkan hal tadi, sepertinya dia bisa gila beneran gara-gara Beomgyu.

Lalu Taehyun mencoba untuk bersikap biasa walaupun kali ini bukan mukanya yang memanas tapi hatinya langsung gondok saat melihat cewek-cewek di kantin ini pada langsung melihat kearah Beomgyu semua.

"Aku tidak menyangka jika kakak kelas cupu itu ternyata anak designer terkenal."

"Papanya itu mantan pembalap lho."

"Ternyata Beomgyu setampan itu ya, aku selama ini kok tidak pernah sadar?"

Telinga Taehyun terasa panas mendengar ucapan mereka yang terus membicarakan tentang Beomgyu di belakangnya.

Sampai Jisung dan Sangmin yang sudah kembali ke meja mereka saja hanya bingung saat melihat ekspresi Taehyun yang kelihatan sedang marah.

"Taehyun?"

Taehyun langsung melirik kearah Sangmin yang mengarahkan piring yang berisikan makanannya.

"Makananmu."

"Thanks," balas Taehyun yang menerima piring yang diberikan oleh Sangmin barusan.

Sedangkan Sangmin melirik kearah Jisung seperti bertanya kenapa tiba-tiba Taehyun kelihatan badmood gitu.

Truthfully -beomtae✔Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang