Sebelum baca, vote dulu, lalu komen, ok thanks.
***
Ada yang aneh di pagi hari ketika Taehyun sampai di sekolah, entah kenapa dia langsung di suruh pergi ke ruangan bk, padahal dia baru saja parkir motor lho.
Apakah ada yang aneh ya? Pastinya ada masalah dong sampai membuatnya harus berurusan lagi dengan guru bk.
Dia melirik kearah motor pacarnya yang sudah terparkir, pacarnya datang ke sekolah lebih dulu darinya, gak mengherankan sih sebenarnya.
Bahkan ada motor Keeho juga yang letak parkirnya sebelahan dengan motor pacarnya itu.
Tapi lupakan soal parkir karena dia harus segera pergi ke ruangan bk.
Kakinya berjalan menuju ke ruangan bk.
"Taehyun."
Taehyun berhenti dari berjalannya sambil menoleh kearah belakangnya di sana ada Jisung yang barusan memanggilnya itu.
"Mau kemana?"
"Ruangan bk, boleh tolong titip tasku sampai ke kelas gak?" pinta Taehyun sambil tersenyum kearah Jisung yang ekspresinya kelihatan tidak tertarik dengan permintaannya.
"Tasku gak berat kok," lanjut Taehyun namun Jisung cuma menghela nafasnya.
Dia tentu saja gak keberatan sama sekali dengan permintaan Taehyun barusan, tapi masalahnya dia tidak sedang mau ke kelas saat ini.
"Sorry, tapi tujuan kita sama."
"Hah?" balas Taehyun yang kaget dengan ucapan Jisung barusan, tujuan mereka sama?
Jangan bilang mereka berdua sama-sama di suruh ke ruangan bk.
"Ayo sepertinya guru sudah menunggu kita," ajak Jisung yang membuat mereka berjalan cepat menuju ke ruangan bk.
Tidak ada pembahasan apapun selama perjalanan ke ruangan bk tersebut, lagipula mereka juga sama-sama clueless saat ini.
Mereka berdua sampai di depan pintu ruangan bk, Taehyun langsung berinisiatif membuka pintu tersebut.
"Permisi."
"Silahkan masuk, Taehyun."
Taehyun segera berjalan masuk ke ruangan ini diikuti oleh Jisung yang dari tadi memang berada di belakang Taehyun itu.
Dan apa yang Taehyun lihat? Ada pacarnya, Keeho, dan Sangmin di ruangan ini.
Apa-apaan coba? Taehyun langsung duduk di bangku yang berada di sebelah pacarnya bersamaan dengan Jisung yang duduk di bangku yang ada di sebelahnya.
"Baiklah, karena kalian sudah berada disini, ibu bakalan memberitahu kalian alasan kenapa ibu memanggil semua kesini."
Beomgyu kelihatan tidak tertarik dengan perkataan guru di hadapannya itu, dia hanya ingin guru ini langsung berkata saja alasannya tanpa basa-basi.
"Jisu."
Nama cowok menyebalkan itu terucap dari mulut gurunya, Taehyun yang sudah malas pagi ini tambah malas saja mendengarnya.
"Dia menjadi korban pemukulan dan pelakunya membiarkan saja Jisu terbaring di jalan."
Oh, cowok itu ternyata jadi korban pemukulan, lantas apa hubungannya sama mereka coba?
"Sekarang dia sudah dirawat di rumah sakit."
Sebenarnya Beomgyu dan yang lainnya tidak peduli sih, lagipula mau Jisu kenapa-kenapa juga gak ada urusan sama mereka.
"Intinya saja, bu," potong Beomgyu langsung yang semua mata di ruangan ini langsung tertuju kearah Beomgyu.
Termasuk guru yang sedang bicara saat ini.
KAMU SEDANG MEMBACA
Truthfully -beomtae✔
Fiksi PenggemarBeomgyu dan Taehyun memiliki sikap yang berbeda di sekolah dan di luar sekolah. #1 in beomtae || 170623 #1 in taehyun || 240623 #1 in txt || 060723 ➡️11.06.23 28.08.23⬅️ ©2023
