Sebelum baca, vote dulu, lalu komen, ok thanks.
***
Para penonton saat ini masih saja terdiam dengan permainan Beomgyu dan para timnya yang berhasil mencetak poin sangat jauh dari lawan.
Bisa di katakan lawannya sudah kena mental karena gak ada kemungkinan untuk mengejar poin dari tim yang di pimpin oleh Beomgyu itu.
Taehyun masih sebal saat ini, dia merasa di bohongi oleh pacarnya, nyatanya selama latihan pacarnya melempar dengan asal bola ke ring, padahal cowok itu aslinya bisa dengan mudah memasukkan bola itu ke ring.
Ketika di lapangan, Beomgyu sangat bersinar di antara yang lainnya, dia lebih banyak mencetak poin dari anggota timnya yang lain.
Dia bisa melihat jika Beomgyu malah lebih hebat darinya saat bermain basket, cowok itu pasti bukanlah seorang amatiran, Taehyun padahal dari kemarin-kemarin selalu meremehkan pacarnya.
Beomgyu mau membuatnya malu apa gimana sih? Taehyun menutup mukanya sendiri karena malu, dia jadi pengen nangis sendiri.
Nangis karena merasa di begoin sama pacarnya sekaligus oleh Keeho juga.
Berbeda dengan Jisu dan timnya yang akan bermain sehabis pertandingan ini mendecih melihat cowok cupu di kelasnya itu sangat jago bermain basketnya.
Mana dia mendapatkan tim yang pada amatiran lagi, bisa menang dari kualifikasi sepertinya sudah beruntung, namun Jisu harus sampai final, dia gak mau malu karena dia kan pernah menjadi kapten di tim basket sekolah, jadi dia gak bakalan membuat timnya ini kalah.
Timnya itu harus berhadapan dengan tim yang di pimpin oleh Beomgyu.
Dia gak bisa melawan Taehyun, karena cowok itu gak ikutan lomba basket, tapi karena ada pacar Taehyun, maka dia harus bisa melawan Beomgyu sebagai perwakilan dari orang yang ingin dia hancurkan.
Walaupun jelas sekali jika Jisu harus menghancurkan Taehyun dengan Beomgyu sekaligus.
Taehyun melihat dari sela-sela jarinya ketika mendengar suara peluit yang sudah di tiup menandakan pertandingan yang saat ini sedang di lakukan sudah berakhir.
Dengan poin yang sangat ngeri, 60 - 30, bagaimana coba bisa mengejar 30 poin yang tertinggal itu coba? Jalan satu-satunya ya memang harus menyerah.
"Semuanya sudah bagus, kita bakalan bermain lagi beberapa jam nanti, aku harap kalian bermain seperti tadi," ucap Beomgyu yang dibalas dengan anggukan oleh anggota timnya itu.
Walaupun Sangmin dan Jisung masih kagum dengan kedua kakak kelasnya, mana ada tampang amatirannya sama sekali.
Jika di bandingkan dengan kapten mereka sekarang yaitu Taehyun, sepertinya Beomgyu sama Taehyun seimbang saat ini.
"Padahal jika Taehyun ikut bakalan seru sih," ucap Jisung yang dibalas dengan anggukan oleh Sangmin.
"Tapi bisa gawat juga kalau Taehyun ikutan lalu timnya ada kak Beomgyu sama kak Keeho," balas Sangmin yang membuat Jisung mendengus.
Mengerikan kalau itu beneran terjadi, untung saja kapten tim mereka gak ikutan lomba basket.
"Aku malah berharap jika Taehyun ikut, namun dia harus berbeda tim dengan Beomgyu," ungkap Keeho yang tiba-tiba nimbrung di antara percakapan adik kelasnya.
"Pasti bakalan lebih seru kan?" lanjut Keeho yang langsung dibalas dengan anggukan oleh Sangmin dan Jisung.
Benar juga ya, bakalan epik sekali jika hal itu terjadi, mantan kapten tim basket saat smp melawan kapten tim basket sekolah mereka saat ini.
Berbeda dengan orang yang dibicarakan oleh Keeho, Sangmin, dan Jisung, Beomgyu memilih duduk sambil membuka botol minumannya, dia melihat ada adik kelasnya yang juha duduk di sebelahnya.
KAMU SEDANG MEMBACA
Truthfully -beomtae✔
FanfictionBeomgyu dan Taehyun memiliki sikap yang berbeda di sekolah dan di luar sekolah. #1 in beomtae || 170623 #1 in taehyun || 240623 #1 in txt || 060723 ➡️11.06.23 28.08.23⬅️ ©2023
