54. Midnight Talk.

3.9K 518 139
                                        

Sebelum baca, vote dulu, lalu komen, ok thanks.

***
Karena besok weekend, Taehyun memilih untuk membaca novel-novelnya sampai dia mengantuk, begadang juga gak masalah, mamanya itu gak akan memarahinya, papanya? Entah sepertinya gak akan terlalu mengekang jam malamnya lagi.

Lagipula diakan ada di rumah bukan di luar, jadi gak masalah bukan kalau dia begadang.

Lagipula Taehyun masih kikuk dengan masalah percintaan walaupun ilmu dari novel sudah banyak, tapi tetap saja dia masih malu untuk merealisasikan semuanya.

Harusnya kalau weekend itu kesempatan baginya untuk kencan sama pacarnya itu.

Tapi Taehyun malu untuk mengajak pacarnya kencan duluan, walaupun dari sebelum-sebelumnya dia sudah malu-maluin diri sendiri mulu.

Kelihatan keren di depan anak-anak sekolahan tapi kelihatan gak ada harga diri jika di depan pacar, siapa lagi kalau bukan Taehyun.

Resiko punya pacar gak peka memang membuat Taehyun harus berinisiatif sendiri untuk hal-hal semacam itu.

"Ah gak peduli sama kencan enakan baca novel sampai ngantuk," ucap Taehyun sambil bersandar di bantalnya lalu membaca novel di tangannya.

Berbeda dengan Beomgyu yang sedang sibuk bermain ps dengan kakaknya dan juga Keeho.

Walaupun saat ini Keeho hanya menyimak kakak adik yang sedang main di sebelahnya itu.

"Kalau kalah mobil sportmu yang warna hitam itu untuk aku," ucap Beomgyu secara tiba-tiba membuat Hyunsuk mendengus.

Adiknya tau sekali kesempatan beginian, tau kalau dia bakalan kalah saat bermain game ini.

"Aku bahkan tidak setuju," balas Hyunsuk yang memutarkan kedua bola matanya saat melihat adiknya itu berhasil mengalahkannya di game tersebut.

Berbeda dengan Keeho yang tidak tau mau ngomong apalagi, dia kaya, tentunya murid-murid sekolahan mereka itu pada merupakan anak orang kaya semua, tapi tentu saja gak sekaya temannya itu.

Beomgyu sebenarnya gak perlu kerja saja sudah bisa hidup enak.

"Mau aku ambil sendiri mobilnya atau kakak yang antar?"

"Aku yang akan membawanya kesini," jawab Hyunsuk sambil mendecih membuat Beomgyu hanya tersenyum miring.

Lihat? Semudah itu bukan mendapatkan mobil sport dengan harga yang buat gigit jari itu.

"Emangnya garasi rumahmu masih muat?"

"Masih," jawab Beomgyu saat mendengar pertanyaan dari Keeho barusan.

"Btw, ada motor yang sepertinya tidak pernah kamu gunakan, kenapa?"

Beomgyu langsung tau motor mana yang di maksud oleh kakaknya itu, tentu saja motor Jisu, dia mendapatkan motor itu dari acara balapannya sama cowok kekanakan itu.

"Tidak tertarik, lagipula warnanya norak, aku sudah menawarkan ke Keeho, teman-temanku yang lain, bahkan ke Taehyun tapi mereka gak ada yang tertarik," balas Beomgyu yang membuat kakaknya itu cuma bisa menggeleng-gelengkan kepalanya.

"Aku yakin kalau motor itu pasti tidak mungkin kamu yang beli kan?"

"Itu hadiah taruhan saat balapan sih, kak," balas Keeho yang mendadak nimbrung ke percakapan Beomgyu dan Hyunsuk.

Ya walaupun dia dari tadi suka nimbrung juga sih.

"Kamu tadi membahas Taehyun."

"Lantas?"

"Aku masih tidak membayangkan kalau kamu berhasil menyatakan perasaan ke orang."

Saat mendengar perkataan kakaknya, Beomgyu langsung mengernyitkan dahinya emangnya saat di tepi sungai dimana Taehyun mengajaknya pacaran emangnya ada acara menyatakan perasaan?

Truthfully -beomtae✔Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang