15. Crossroads.

5.5K 718 209
                                        

Triple up!

Sebelum baca, vote dulu, lalu komen, ok thanks.

***
Karena hadiah dari pertandingan tadi cukup besar, mereka bisa menggunakannya untuk makan-makan lalu sisanya untuk dana ekskul basket itu sendiri.

Mereka jadi berkumpul di sebuah restoran untuk makan-makan, Taehyun tersenyum kecil ketika anggota tim basketnya itu terus memujinya yang sangat bagus ketika menjadi seorang point guard sekaligus kapten itu.

"Kalian juga bermain dengan sangat bagus, jangan terus memujiku," ucap Taehyun sambil melirik kearah para anggotanya itu.

"Tapi kalau gak mendapatkan informasi darimu, kita tentu saja gak bakalan bisa apapun tadi," balas Sangmin yang langsung di setujui oleh semua anggota tim basketnya itu.

Taehyun memilih untuk tersenyum sambil sesekali memakan yang ada di depannya.

Ya perdana menjadi kapten, Taehyun sudah bisa membawa timnya menuju kemenangan, walaupun aslinya Taehyun gak ada minat sama sekali di basket ini.

Gak bakalan menyangka juga kalau dia bisa ahli bermain basket dan berakhir menjadi kapten seperti ini.

Mata Taehyun berpapasan dengan manajer timnya, sebelum dia menoleh kearah lain, kenapa juga tuh cewek langsung senyam-senyum di hadapannya begitu.

Kan Taehyun jadi malas sendiri, dia memilih untuk membuka handphonenya sambil melihat akun sosial media sekolahnya yang dari tadi membicarakan tentang pertandingan basketnya.

Taehyun melihat ada banyak sekali yang memuji permainannya tadi, Taehyun sih hanya menanggapi hal itu dengan malas, dia gak haus perhatian seperti Jisu dan para rombongannya itu.

"Taehyun."

"Apa?"

"Saat kamu ke arena tadi menggunakan motor siapa?" tanya Jisung yang membuat Sangmin ikutan menoleh kearah Taehyun.

Soalnya aneh saja saat pergi ke arena menggunakan motor yang sangat asing bagi mereka, lalu saat ke restoran ini motor yang di gunakan Taehyun sudah berbeda saja.

"Motor mewah itu."

"Ducati bukan sih? Harganya saja 500 juta," balas Jisung yang membuat Sangmin langsung mengangguk dengan cepat.

Taehyun mencoba untuk menghiraukan pertanyaan dari Jisung, namun dua cowok itu masih saja menatapnya seperti menunggu jawaban yang keluar dari mulut Taehyun.

"Motor pacarmu ya?"

Ketika mendengar ucapan Sangmin, Taehyun langsung tersedak saat itu juga.

Sangmin yang membuat kaget Taehyun langsung mengarahkan botol minuman ke kapten mereka tersebut.

"Siapa yang kamu sebut pacar? Aku tidak punya pacar," balas Taehyun dengan cepat setelah bebas dari tersedak tadi.

Tapi tetap saja tenggorokannya terasa sakit saat ini.

"Oh, aku pikir kakak kelas itu pacarmu."

Taehyun menatap tajam kearah Sangmin yang enak saja berpikir jika Beomgyu adalah pacarnya.

"Kak Beomgyu bukan pacarku."

"Tapi Sangmin hanya bilang kakak kelas lho, bukan menyebut nama kak Beomgyu," balas Jisung yang membuat muka Taehyun langsung memerah saat itu juga.

Sial dirinya di permainkan oleh Jisung dan Sangmin, dua cowok itu malah tertawa di sebelahnya.

Tidak seperti yang lainnya pada sibuk satu sama lain, walaupun mata cewek yang duduk berhadapan dengan Taehyun itu memperhatikan apa yang sedang di bicarakan oleh Taehyun, Sangmin, dan juga Jisung tadi.

Truthfully -beomtae✔Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang