50. Karma.

4.3K 531 67
                                        

Sebelum baca, vote dulu, lalu komen, ok thanks.

Wah part 50:)

***
Beomgyu ketika berada di kelas bisa melihat Jisu yang bersikap benar-benar jauh dari sebelumnya.

Anak-anak kelas ini juga tampaknya terlihat tidak peduli lagi dengan Jisu, bisa di katakan juga sebenarnya mereka itu senang kalau akhirnya sifat Jisu yang sebenarnya sudah di ketahui oleh anak-anak sekolahan.

Cowok itu gak akan bisa sok berkuasa apalagi memakai topeng pangeran baik hati lagi selama di sekolah, dia dan rombongannya itu pasti bakalan langsung di cibir duluan oleh anak-anak sekolah.

Mata Beomgyu kali ini bertemu dengan mata musuhnya yaitu Jisu, terlihat Jisu langsung mengalihkan pandangannya apalagi setelah melihat Beomgyu tersenyum mengejek kearahnya.

Lagipula cowok itu terlalu awam untuk membullynya, Beomgyu itu sudah paham dengan siklus seperti ini, dia saat smp saja seperti seorang berandalan ketika di sekolah.

Walaupun Beomgyu ahli dalam bermain basket dan juga beberapa alat musik mengingat smpnya dulu memang berfokus kepada musik dan olahraga.

Namun dia tetap mendapatkan pelajaran yang lainnya dari guru di sekolah, tapi Beomgyu kebanyakan tidurnya sih ketika guru mengajar, berujung dia masuk bk, makanya Beomgyu saat smp dulu masuk bk seperti bukanlah masalah sama sekali.

Apalagi jika sekolahnya swasta, uang bisa membuat segalanya berubah.

Pas sma, Beomgyu memilih untuk fokus sekolah dan merubah penampilannya agar tidak di ketahui oleh teman-temannya saat smp, tapi ternyata teman smpnya gak ada yang masuk sekolah disini kecuali Keeho.

Namun Beomgyu tetap saja menggunakan topengnya itu selama di sma, lumayan dirinya gak perlu di ganggu sama cewek-cewek.

Tapi dirinya malah di bully oleh Jisu dan rombongannya, ya sebenarnya sama-sama sial sih.

Bullynya masih biasa aja sih, sekedar lisan atau paling parah ya dia di siram pakai air, lalu Jisu mulai berani bully fisik ya saat kelas 12.

Entah tuh cowok kesal sama siapa tapi yang kena malah Beomgyu, orang gila emang, dia yang waras ngalah aja sama orang gila.

Sekarang untuk kali ini Beomgyu gak akan mengalah lagi, dia akan balas dendam atas kenangan buruk yang diberikan oleh Jisu ke dirinya selama di sekolah ini.

Sudah cukup buat tuh cowok menjaga image baik-baiknya di sekolah, sekarang rasakan sendiri karma yang telah dia buat.

"Kelas tambahan untuk hari ini bakalan lebih lama mengingat kemarin kalian buat kekacauan."

"Ya kok gitu sih bu? Kan yang buat masalah Beomgyu sama Jisu, kenapa kami ikutan kena?"

Beomgyu sih tidak memperdulikan protesan dari para murid kelasnya.

"Anggap saja solidaritas, dua orang buat masalah yang kena harus semuanya, lagipula kalian kemarin itu bukannya misahin malah asik di tonton, jadi yang salah bukan hanya Beomgyu dan Jisu kan?"

Gak ada yang protes dengan ucapan gurunya di bandingkan mereka kena omel sama nih guru, lagian yang di katakan guru juga benar.

Ya gimana mau memisahkan Beomgyu dan Jisu saja saat pukul-pukulan gak menyisakan ruang buat mereka misahin.

"Buka buku matematika kalian halaman 100, ada soal kan di sana? Coba di kerjakan dulu, lalu nanti bakalan ibu panggil buat jawab ke depan," perintah gurunya yang membuat anak-anak kelas ini pasrah.

Kalau gak bisa jawab pasti mereka bakalan di suruh berdiri di depan kelas.

Hal yang sudah sering terjadi walaupun mereka bakalan bebas setelah Beomgyu berhasil menjawab soal dari gurunya itu, tapi masalahnya itu guru sepertinya tau kalau Beomgyu gak harus di panggil di awal, makanya setelah semua murid di kelas sudah di panggil baru deh gurunya akan menyuruh Beomgyu maju buat jawab soal.

Truthfully -beomtae✔Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang