Bab 16

223 39 1
                                        

"Ke mana pelayan lain? Apa mereka harus dipukul dulu supaya mau membantu!"

Echidna datang lalu pergi lagi ke belakang untuk mencari pelayan tambahan. Ia tahu benar kalau Eden akan disiksa secara batin. Para pelayan Kastil berada di bawah komando Celia. Celia adalah pelayan favorit sang Reywolf yang tentunya terganggu dengan kedatangan Sorcha. Perhatian Royce untuk Sorcha langsung jadi bahan omongan seisi Kastil. Mereka menggunjing Sorcha sebagai pelayan penggoda. Mereka tidak tahu kalau Royce yang berbuat kurang ajar, kalau pun mereka tahu. Sorcha akan semakin dianiaya. Kadang kecemburuan antar perempuan bisa mengakibatkan pembunuhan. Nyawa seorang pelayan bekas budak tak lebih berharga dari nyawa hewan peliharaan.

"Eden hanya ku tugaskan mencatat bukan mengangkat barang atau kalian mau menggantikannya?" jawaban mereka adalah gelengan keras. Karena belajar membaca bagi para pelayan adalah sesuatu yang sukar. Kepala mereka terasa terbakar ketika mengamati huruf-huruf.

Para pelayan langsung berduyun-duyun ikut membantu. Echidna mengambil catatan milik Eden yang tersusun akurat dan rapi. " Kerjamu bagus," pujinya. "Bisa kau ikut denganku?"

Sorcha mengangguk, mengikuti Echidna yang berjalan di depan. Mereka menuju menara sisi Timur, naik ke tangga berulir yang berundak-undak. Sorcha tak tahu tempat apa yang mereka tuju. Ia kira menara difungsikan sebagai tempat pengawas untuk mengamati keadaan sekitar Kastil. Mereka sampai di satu ruangan yang dijaga ketat oleh dua prajurit yang membungkuk hormat pada Echidna, si pemegang kunci.

Ketika pintu dibuka, Untuk sesaat Sorcha merasa takjub dengan isi di dalamnya. Ada banyak peti berisi koin emas, kain sutra, perhiasaan, guci emas dan cawan emas. Mata Sorcha silau dibuatnya. Melihat dengan jelas harta timbunan yang disimpan di Kastil Luwdon.

"Bagaimana? Kau menyesal menolak Royce? Lihat barang-barang yang bisa kau dapatkan kalau mau jadi Mistresnya."

Kekaguman Sorcha berubah jadi ekspresi masam. Ayahnya di Kastil Gerham juga punya banyak harta. Ibunya mewariskan satu peti perhiasan dan beberapa peti pakaian sutra berikut asesoris yang mewah. Hanya beberapa butir barang emas tak akan membuatnya menjual diri. Sorcha dapat memiliki seluruh daratan Inggris kalau mau menjadi Ratu.

"Saya tidak menyesal. Bukannya anda yang bilang saya bisa diusir kalau menjual diri." Ucapan eden membuatnya tertegun. Kalau punya Greywolf sebagai pelindung kenapa takut kehilangan tempat tinggal. "Kita mau apa di sini Madam?"

Echidna tersenyum simpul memahami cara berpikir Eden."Tidak ada. Aku hanya ingin pamer. Ayo lihat-lihatlah. Barang kali dengan melihat kemewahan ini pikiranmu bisa berubah."

"Saya menolak menjadi mistres karena hal itu tidak sesuai dengan prinsip yang saya pegang."

"Kau bercanda? Kau ditemukan di tempat Galia. Memangnya kau di sana untuk bertamasya?"

"Saya di sana karena dijual dengan paksa oleh wanita tua yang menolong saya."Cerita ini menarik.

"Lanjutkan. Ceritakan dari mana asal usulmu."

"Saya berasal dari Falaise dan mau ke Joset untuk meminta perlindungan paman saya setelah ibu saya meninggal. Tapi ketika sampai di tepi sungai Rine, saya ditipu oleh nenek tua dan dijual ke Galia. Saya dipersembahkan kepada sang Greywolf. Saat masuk ke kamar, Sang Greywolf menyerang saya. Untungnya Sir Gerald datang menolong."

Echidna merasa tak enak karena sudah berperasangka buruk. Apalagi ada penyerangan yang dilakukan Royce. Gadis ini polos luar dalam. "Royce sebenarnya sangat menghormati perempuan."

"Tapi hal itu tidak berlaku pada saya." Royce selalu berbuat kurang ajar padanya.

"Kau benar, Gadis pintar. Jadi kau masih memiliki sanak saudara? Apa kau juga punya pria yang menunggumu?"

Greywolf castleTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang