BAB 1: About Her

1.7K 100 31
                                        

Setelah menyerahkan gadis itu untuk dirawat oleh Clint dan Jeff, Newt pergi menemui Alby. Mereka berdua berakhir duduk bersama di bawah pohon yang rindang. Alby membuka percakapan tentang sesuatu yang baru terjadi, "Gadis itu sudah bangun?" tanya Alby ketika Newt mendaratkan bokongnya.

Newt menggeleng, menghela napas. "Belum. Tapi, sepertinya sebentar lagi dia bangun. Kau tau Jeff dan Clint bisa menanganinya."

Alby mengangguk, setuju akan pendapat Newt. Dia tiba-tiba teringat sesuatu dan menanyakannya pada lawan bicaranya, "Yah, semoga saja dia tidak ketakutan. Omong-omong, di mana Jane?"

"Kencan dengan Gally, sepertinya." Newt menjawab sambil lalu. Alby tertawa.

"Kurasa dia akan senang. Kau tahu, dua bulan sebagai seorang gadis sendirian," Alby bangun.

"Yah. Tapi setidaknya dia punya Gally." Newt nyengir, yang dibalas tawa lagi oleh Alby.

"Oke, sobat. Aku akan pergi duluan. Pastikan gadis itu aman sampai Jane datang." Alby menepuk bahu Newt. Pemuda itu menikmati kesendiriannya setelah Alby pergi. Dia menatap teman-temannya yang sedang bekerja atau sekedar mengobrol. Meskipun awalnya takut dan bingung ketika pertama kali tiba di sini, diam-diam Newt nyaman dengan suasana Glade seperti ini.

"Newt." Sebuah suara memangilnya, memecahkan keheningan.

Pemuda itu menoleh. "Oh, hei, Chuck. Ada apa?"

"Hanya ingin memberitahu. Gadis itu sudah bangun. Dia nampak bingung sekali, banyak bertanya. Clint dan Jeff tidak bisa menanganinya." Kata Chuck sambil nyengir girang. Rupanya dia menganggap kelakuan Clint dan Jeff lucu.

Newt tertawa kecil. "Yah, kurasa bakat mereka berdua hanya bisa menyembuhkan orang. Aku akan pergi ke sana, Chuck. Terima kasih." Setelah berterima kasih pada Chuck, Newt pergi menuju tempat di mana gadis tadi dirawat untuk menenangkannya.

"Oh, Newt, syukurlah." Clint menyapa Newt saat dia tiba dengan tampang pias.

Newt nyengir. "What's wrong?"

"Setelah dia bangun, dia mendadak menjerit melihatku dan Jeff. Dia juga melempari kami dengan barang-barang di dekatnya, lalu mengunci diri di ruangan sudut. Jeff sedang membujuknya namun kurasa dia tidak akan berhasil." Clint buru-buru mengadu kepada Newt.

Newt tertawa. "Baiklah, akan kuurus. Kau dan Jeff pergi saja."

"Tentu saja! Jeff, ayo pergi! Newt sudah datang!" Clint berteriak memanggil rekannya yang segera muncul. Lalu mereka berdua pergi setelah pamit pada Newt.

Newt berjalan pelan mendekati pintu toilet yang berada yang di pojokkan. Perlahan diketuknya pintu tersebut. "Halo?" Dia memanggil.

"Siapa itu?" dia balas menyahut dengan suara bergetar.

"Namaku Newt. Tidak perlu takut, aku tidak akan menyakitimu. Keluarlah," bujuk Newt dengan lembut.

"Tidak mau!" seru si perempuan.

"Hei. Keluarlah. Kamu boleh memukulku bila aku berlaku macam-macam. Aku tidak membawa sentaja apa pun." Newt tidak menyerah, kembali membujuk perempuan yang bersembunyi itu.

"Jangan berbohong." Suaranya mulai mengecil, namun masih berusaha tetap teguh pendirian.

"Tidak, aku tidak berbohong." Newt semakin melembutkan nada bicaranya.

TMR: HOLD ME TIGHTCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang