Letral datang menghampiri Eugino dan Nicholas dengan kepercayaan diri yang cukup tinggi. Sebelum bertemu dengan dua pria yang cukup berpengaruh ini, Letral sudah menyiapkan beberapa hal yang cukup matang untuk berjaga-jaga. Namun selain itu, ia hanya berharap mineral yang ia bawa dapat memberikannya uang yang banyak. Ia sangat penasaran dengan wajah keduanya saat melihat koleksi terlangka miliknya.
"So, kalian berani memasang harga berapa untuk mineral langka ini" Ucap Letral.
Sebelum itu, Letral memberikan isyarat kepada dua bodyguardnya untuk membawakan koper khusus yang berisikan mineral langka miliknya. Dan Letral membuka koper tersebut dan memberikan Eugino dan Nicholas penghilatan lebih jelas pada benda tersebut.
"Aku menyebutnya Quartchite. Mineral ini telah melalui beberapa penelitian dari ilmuan-ilmuan ternama yang aku punya. Dan mineral ini terbilang sangat padat dan kuat dibanding berlian dan lainnya. Dan maka dari itu, aku sangat tau pasar mana yang membutuhkan benda seperti ini untuk keuntungan pribadinya" Jelas Letral.
Nicholas mengangguk mendengar penjelasan pria itu. "Aku hanya ingin memastikan, apabila kita berhasil mengolah mineral ini menjadi salah satu peluru apakah kandungannya dapat dengan mudah terdeteksi?"
"Sejauh yang kita teliti, mineral ini adalah gabungan dari beberapa mineral yang familiar seperti Quarts dan Malachite. Apabila telah diolah aku yakin yang dapat mereka temukan hanyalah kedua kandungan dari mineral tersebut yang seolah-olah diproses menjadi satu" Jawab Letral.
"Jadi kau dapat memastikan kita tidak akan mudah terdektesi dengan benda langka ini" Ujar Nicholas.
"Aku tidak dapat mengerti jika ucapanmu adalah pernyataan atau pertanyaan tuan Nicholas yang terhormat namun..." Pandangan Letral teralih ke arah Eugino yang hanya menyimak dengan santai seraya menghisap batang rokoknya. "Kuyakin kau memiliki teman yang jauh lebih jenius dibanding 100 ilmuan di luar sana" Ucap pria itu.
Eugino berdecih. Ia benar-benar tidak bisa mempercayai pria ini, pergerakan liciknya sangat amat terbaca dengan jelas. Bagaimana bisa bocah tolol seperti dia dapat mudah lolos sebagai penjual barang illegal di berbagai negara?. Sekali lagi, ia benar-benar kecewa dengan siapapun yang memegang sistem keamanan di seluruh dunia.
"Kau sepertinya tau banya Letral" Ucap Eugino.
Letral menaikkan sebelah alisnya. "Aku tau apa yang memang banyak orang tau"
"Benarkah?" Eugino menunjukkan seringainya.
"Kau tidak sadar jika dirimu sangat terkenal dengan inovasi yang kau tunjukkan pada dunia perminyakan? Sial, semua perusahaan ingin bekerja sama dengan perusahaan milikmu" Ucap Letral.
Eugino merebut mineral tersebut dari koper pria itu. Eugino mengobservasi mineral tersebut dengan seksama sementara Letral menelan ludahnya kasar. "Benda ini.... Kau bahkan tidak berani menunjukkan mineral aslinya kepadaku?" Ucap Eugino.
Dahi Nicholas berkerut. "Apa maksudmu?" Nicholas merebut benda itu.
Eugino terkekeh. "Mineral ini palsu. Pria itu tidak membawakan Quartchite yang asli kepada kita"
Letral menghela napasnya pasrah. "Aku sudah menduga jika kau benar-benar sangat pintar untuk dibodohi dengan cara seperti ini" Ucap Letral lalu pria itu kembali mengeluarkan koper yang satunya.
Kali ini benda tersebut terlihat lebih membias cahaya dibandingkan mineral palsu yang sebelumnya. Sejujurnya Eugino sangat terpana melihat mineral yang sangat langkah ini. Jika ini bukan perihal mafia, ia akan membeli benda ini tidak peduli berapa harganya. Ia suka mengkoleksi benda-benda langka seperti mineral untuk ia teliti.
KAMU SEDANG MEMBACA
Obsession
RomanceWARNING!! This is an explicit story. Eugino merupakan seorang anak pungut yang dibesarkan oleh Gideon Leonard. Masih menjadi misteri apa motif dibalik seorang pengusaha terkenal mau merawat anak dengan asal-usul yang tidak diketahui. Dibesarkan tanp...
