LOVE

23 0 0
                                        

Kebahagianku kali ini tak ada hentinya. Syukur Alhamdulillah, nikmat selalu hadir kepadaku, entah dalam bentuk hadiah atau ujian. Namun aku akan selalu berusaha menerima jika semua adalah hadiah dari Allah. Karena jika menikmati setiap prosesnya pasti, hasil yang akan didapat juga akan Masyaallah indahnya. . ~ AJAK AKU MENUJU JANNAH ♥♥♥

HAPPY READING ♥♥♥

*****

Autor POV

Beberapa bulan belakangan ini zaina disibukan dengan dunia perkuliahannya dan pengurusan berkas-berkas persyaratan buat adopsi anak. Kalian sudah pasti tau siapa yang akan dia adopsi, mereka tiga peri kecilnya.

"Ai, gimana progres pengurusannya?" Tanya sang Abi kala ia sedang melihat anak gadisnya bergulat dengan berkas di depannya.

"Alhamdulillah Abi, hari ini, insyaallah mereka bisa zaina bawa pulang dalam dekapan zaina. Do'akan ya Abi, biar nanti Abi segera mendapatkan cucu yang sangat menggemaskan."

"Aminnn."

"Ai, nantik kamu jadi ngajak calon mu? Atau berdua saja dengan Abang?." Tanya bang Harun yang baru saja muncul dari arah dapur.

"In syaa Allah, mas Azzhan ikut abang, untuk menemani hyma, kan abang tau sendiri bagaimana hyma, kalau tidak ada mas Azzhan."

"Oke, kalau gitu kita pakai mobil dia."

"Kenapa tidak pakai mobil sendiri aja?, nanti kita yang jemput mas Azzhan, bang."

"Mas calon mu yang menawarkan, dia yang akan jemput kesini."

"Ouwh, yaudah kalau gitu."

"Abi, ini bekalnya, dan ini bekal untuk kalian ya nak, satu lagi yang ini khusus buat calon mantu bunda."

"Ih bunda curang, masa bekal punya calonnya ai saja yang spesial, punya anaknya tidak spesial."

"Ya soalnya kalian tidak suka ada lamtoro kan?, punya Azzhan, bunda campur dengan lamtoro, dan anak-anak bunda tidak suka." Ujar bunda dengan menekan kalimat lamtoronya. Lamtoro, itu adalah petai cina yang biasa orang Jawa masak dengan botok, atau pepes, tapi juga biasa dicampur dengan masakan lodeh ndeso.

*buat yang gak tau lamtoro ya guys

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

*buat yang gak tau lamtoro ya guys.

"Ouwh, kirain gitu bunnn, hehehe" ujar Abang yang menunjukan deretan giginya.

Tin...tin...
Suara klakson mobil yang baru saja parkir di pekarangan rumah bapak raikhan.

"Pasti Azzhan, soalnya tadi Abang suruh kesini sekarang."

Kamu telah mencapai bab terakhir yang dipublikasikan.

⏰ Terakhir diperbarui: Feb 02, 2025 ⏰

Tambahkan cerita ini ke Perpustakaan untuk mendapatkan notifikasi saat ada bab baru!

AJAK AKU MENUJU JANNAHCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang