HAPPY READING
.
.
"Kadang yang bikin capek itu bukan masalahnya,
tapi pura-pura kuat biar orang lain nggak runtuh"
.
.
Kini acha merasa terpukul, ia merasa sesak, sedih, kecewa semua tercampur aduk.byan sudah menenangkan acha tetapi acha tidak kunjung tenang ia terus menagis dipelukan .
Byan yang melihat adiknya seperti itu tidak kuat hati nya terasa seperti ditusuk tusuk oleh beribu jarum.
Tiga hari sudah berlalu tetapi Arga dan sella tidak kunjung ketemu, para anggota thelion sudah turun tangan mencari keberadaan sella dan Arga tetapi nihil, belum ketemu.
Pukul 13:27 polisi mengabarkan ada salah satu barang yaitu dompet milik arga, karena terdapat KTP yang masih utuh di dalamnya
mereka semakin bersemangat mencari keberadaan korban dan sebaliknya anggota thelion semakin memperluas pencarian.
kini acha beralih kepelukan evan ia benar benar sangat lemah saat ini
Acha merasakan semua campuran emosi itu seperti badai di dadanya: sesak, takut kehilangan, dan kecewa bercampur jadi satu. Ia merasa tak berdaya, seperti dunia tiba-tiba runtuh di sekitarnya. Setiap menit yang ia tunggu terasa begitu lama, setiap detik tanpa kabar orang tua membuat hatinya menciut.
Tangisnya tak bisa dibendung, ia membiarkan air mata jatuh, menumpahkan semua rasa sakit yang terpendam. Rasa bersalah juga muncul-karena ia merasa tak mampu melindungi keluarganya, meski sadar itu bukan salahnya.
"Maa__paa__Acha gk bisa" ucap acha di sela sesenggukannya " Acha gak mau sendiri Kak.. "
Evan terus mengelus punggung acha sehingga sampai acha ketiduran di pelukan evan,acha begitu erat memeluk evan sehingga evan enggan untuk melepaskannya.
***
Byan terkejut bukan main, ia melihat sella yang terkapar tak sadarkan diri di sebelah sungai mengalir,Byan langsung berlari dan memeluk sella dengan tangisan.
"Mah?! Mama Ini Byan mah, mamah bangun" ucap byan dan terisak
Bagas yang melihat Byan sudah menemukan sella pun langsung berlari melapor ke polisi dan petugas sekitar.
"Muka mama cantik banget, mama bangun ya, mama gak kasian sama acha, acha nangis terus ma"
Kini Byan sedang berada di rumah sakit, ia sedang mengantarkan sella kerumah sakit, keadaan sella saat ini sangat keritis, bisa dibilang sangat mustahil untuk bisa bangun, tapi Byan terus berbicara kepada mamanya.
"Mah temen temen Byan lagi nyari papah, mama cepat bangun ya, nantik pas papa udah ketemu mama bisa lihat papa" Byan tersenyum getir menahan air matanya yang akan keluar.
***
Evan yang mendapatkan kabar jika sella sudah ketemu pun langsung ingin memberi tahu acha tetapi acha belum kunjung bangun.
Evan memperhatikan setiap inci muka acha "cantik" sambil mengelus pucuk kepala acha
"Mama" teriak acha terbangun, evan yang melihat acha terbangun pun langsung mengelus punggung nya.
"Tenang cha, kakak mau kasih tau sesuatu"
"kakak mau ngomong apa" ucap acha yang masih setia mengeluarkan air matanya
"Cha mama kamu udah ketemu" beritahu evan serai mengakup wajah acha
"Yang bener kak?Acha mau jumpa mama"
KAMU SEDANG MEMBACA
CHAVAN [END]
AkcjaAcha Syaqila Putri terlihat seperti remaja biasa. Senyum manis, sikap manja, dan hidup yang tampak normal. Padahal semua itu bohong. Di balik wajah polosnya, Acha menyimpan kemampuan mematikan-hasil latihan dari orang yang sama yang pernah menghancu...
![CHAVAN [END]](https://img.wattpad.com/cover/357387260-64-k806921.jpg)