S2. 32 | merangsek dan menetap (2).

6.1K 440 404
                                        

bgm : Cerita Senja - WongGabut. ( aku kasih saran mulmednya selalu dinyalain ♥♥ )




"Kak, dunia ku lucu sekali di tahun-tahun itu. Saat pertama kali aku lihat kakak dan gak pernah lelah untuk beri tau, kalo aku suka. Pake banget! Dan sekarang duniaku gak lucu lagi karena kakak gak pernah habis kasih tau aku ... tentang bahagianya perasaan yang berbalas. Selamat ulang tahun ya kak, dari aku, yang ngerasa beruntung jatuh cinta ke kakak." 

khusus ultah kakak, 300 comment aja untuk buka next chapter, bar ♥♥








;:;:;:;

Taehyung turun dari panggung selepas tepuk tangan mereda, beberapa atensi masih melekat mengiringi langkah; terlebih saat menuju kerumunan yang menonton dekat panggung.

Mungkin, karena undangan di tempat ini memiliki kelas senada; perhatian orang-orang tak terlalu berlebihan menyambut kedatangannya, hanya menatap atau sekedar menghampiri dengan tepukan di bahu serta berbasa-basi singkat memuji performnya.

Tentu Taehyung membalas dengan ramah, tersenyum dan menanggapi tanpa menghentikan gerak kaki. 

Hingga akhirnya ia berhenti. 

Tepat di depan Jungkook yang berada di tengah-tengah tamu lain, "Makasih, bro. Gue ngerasa terhormat banget kalo beneran bisa collab bareng lo," Taehyung berkata masih sambil menatap pemuda lain yang semenjak tadi mengikuti, lalu saling berbalas tapukan di punggung, "Siap-siap, kabarin aja," ungkapnya usai pemuda itu berbisik, lantas dengan senyum yang teduh melepas kepergian sosok itu berlalu.

Seperginya pemuda tadi, beberapa tamu di barisan penonton ini turut memuji dan menegur dengan ramah, tanpa maksud apapun, baik mereka atau Taehyung bercengkrama singkat sekedar basa-basi memperluas relasi.

Karena ini adalah tempatnya, tempat yang tepat untuk berlaku demikian.

Usai menghadapi sebagian dari mereka, Taehyung lekas menunduk pada Jungkook yang semenjak awal hanya berdiri di depannya, diam sambil sesekali mendongak menatap wajah kak Taehyung dari bawah atau mendelak-delik ke tamu yang mengobrol dengan sosok ini. Terus diam, sabar menunggu sampai Si kakak selesai.

"Ayo, dek."

Panggilan itu menjadi pertanda, Jungkook pun total memfokuskan atensi pada Taehyung sepenuhnya. Kali ini ia hanya mengangguk, mengangkat tangan kanan untuk mengamit lengan jas itu lalu mengikuti gerak kaki Taehyung menjauh dari depan panggung.

Semenjak itu Jungkook nunduk ngehindarin atensi orang-orang, namun sekilas ia sempet mendengar ada suara perempuan yang nanya ke mantan Kabem, "Oh? Pacarnya?"

Jungkook gak tau gimana ekspresi perempuan itu, gak tau pula raut apa yang ada di wajah kak Taehyung, tapi yang jelas Jungkook gak denger jawaban apapun dari Si kakak kecuali tawa lebutnya yang selalu tenang.

Mereka jalan lumayan jauh dari tengah aula, melipir ke area yang lebih tenang meski masih di sekitar panggung, tapi seenggaknya di sini gak terlalu berisik.

Kamu telah mencapai bab terakhir yang dipublikasikan.

⏰ Terakhir diperbarui: Dec 30, 2024 ⏰

Tambahkan cerita ini ke Perpustakaan untuk mendapatkan notifikasi saat ada bab baru!

Kosan KejuCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang