♫ bgm : Kuat Kita Bersinar - Superman Is Dead. ( aku kasih saran mulmednya selalu dinyalain ♥♥ )
.
.
.
;:;:;:;
Ada dua tipikal manusia di dunia ini; yang berdamai dengan dark jokes atau yang menjunjung tinggi martabat kemanusiaan. Bukan berarti terbiasa akan candaan gelap justru menyisihkan nurani pada HAM orang lain, dan mendorong keberagaman adalah cara halus membenarkan kesalahan atas perbedaan tak bermoral.
Masing-masing akal memiliki cara dalam berpendapat, namun, dari keperibadian beragam individu akan menyimpulkan batasan tersendiri untuk bermasyarakat.
Lantas, di mana batasan tersebut menjadi adil untuk jutaan manusia yang menempati bumi dengan cara berpikir warna-warni?
Sang mental baja berkata: "Hiduplah tanpa memikirkan pendapat orang.", "Sejatinya kesabaran tidak lah terbatas.", "Ketersinggungan muncul karena cara berpikir diri sendiri."
Kemudian Sang lembut hati membalas: "Jangan keterlaluan.", "Bijak dalam berucap juga menggunakan media sosial.", "Tolong gunakan hak suara dalam beropini sebaik-baiknya."
Hingga perdebatan pun mulai terjadi apabila keberagaman ditumpahan tanpa titik yang jelas ...
"Hukum berpendapat Indonesia terlalu ketat! Ini negara demokrasi! Ayo junjung tinggi freedom of speech!"
"Berpendapat punya etika! Demokrasi tanpa etika hanya membiarkan kebodohan rakyat merajalela!"
"Ini bukan tentang membiarkan kebodohan, tapi seluruh individu punya wewenang dalam hak menyuarakan pendapatnya!"
"Ya gunakan hak itu dengan cerdas! Pakai kata-kata sopan dan tunjukan bukti jika menyatakan kesalahan orang lain!"
"Tentang bukti, oke bisa diterima! Tapi gak semua orang ada di posisi mampu menyuarakan pendapatnya dengan cerdas! Jika ada diskriminasi seperti ini, sama aja bilang, kalau cuma orang-orang berpendidikan yang boleh menyuarakan pendapatnya!"
"Bukannya lebih baik gak usah bersuara sekalian kalau emang gak mampu dan gak punya wawasan untuk membahas hal-hal bersangkutan? Daripada merugikan dirinya sendiri dan orang lain?!"
"Nah! Itu sama aja kalian bilang rakyat kecil lebih baik bungkam dan nurut doang?!"
"Bukan begitu! Maksud kami daripada membuat, memperbesar dan mendapat masalah? Akan lebih bijak jika hak suara gak ditunjukan jika emang gak sampe sana pemahaman mereka!"
"Sekali lagi ya! Jika ada diskriminasi demikian. Ini pun sama seperti kalian merasa lebih baik, lebih bijak, lebih pantas menyuarakan pendapat dari pada individu lainnya! Kalian menjunjung diri pada hak pribadi dan mengesampingkan hak orang lain!"
KAMU SEDANG MEMBACA
Kosan Keju
Fanfiction[ bahasa! ] Pernak-pernik cinta, semua bermuara di sini. start : 24 Januari 2020 end : -
